Kamis, 14 Mei 2026

Hingga Juli, LPS Bayar Klaim Penjaminan Simpanan Rp 1,7 T

Penulis : Zsazya Senorita
29 Aug 2023 | 11:05 WIB
BAGIKAN
Logo Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ist
Logo Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ist

JAKARTA, investor.id - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) tercatat telah membayar klaim penjaminan sebanyak Rp 1,7 triliun per 31 Juli 2023. Angka tersebut terdiri dari 271.240 rekening nasabah dari bank yang gulung tikar.

Sedangkan sejak LPS beroperasi pada 2005, terhitung jumlah bank pembiayaan rakyat (BPR) dan bank pembiayaan rakyat syariah (BPRS) yang dilikuidasi adalah satu bank umum, 105 BPR, dan 13 BPRS.

Salah satu nasabah BPR yang berhasil memulihkan tabungannya pun menuturkan kisahnya. Siti Nuryatimah (45) mendapatkan kembali tabungan yang dikumpulkan setiap hari dari hasil berjualan sate. Simpanan sekitar Rp 25 juta masih bisa ia miliki, melalui himpunan bank negara (himbara).

ADVERTISEMENT

Nuryatimah dihubungi pihak LPS untuk mengurus pengambilan simpanan miliknya di BPR Bagong Inti Marga Banyuwangi (BPR Bagong) melalui Bank Mandiri. Proses ini dilakukan dengan membawa buku tabungan, KTP, dan mengantri selama beberapa jam.

Dia masih mengingat betul, saat mengetahui BPR Bagong tiba-tiba diputuskan bangkrut pada 2 Februari 2023. BPR di Jalan Raya Purwoharjo nomor 99, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Jawa Timur ini dekat dengan tempat tinggalnya.

Pemilik usaha sate dan gulai kambing ini rutin menyetorkan keuntungan hasil dagang ke tabungannya di BPR Bagong. Ia sudah lebih dari 10 tahun menabung di BPR Bagong dengan menyisihkan hasil usaha sekitar Rp 100.000 - 500.000 setiap hari. Tujuannya, sebagai tabungan masa depan untuk keluarga dan keperluan modal usaha.

Suatu hari, Nuryatimah bercerita, dirinya berniat menarik uang tunai dari BPR Bagong, namun pihak BPR mengaku tidak dapat melayaninya. “Saya diberikan penjelasan bahwa jika mau ambil uang tunggu beberapa waktu karena sudah ditangani oleh LPS dan dijamin LPS,” ujarnya kepada awak media dalam bincang-bincang secara daring di kantor LPS, Jakarta, baru-baru ini.

Tak hanya Nuryatimah, nasabah BPR lainnya yang juga dilikuidasi LPS turut merasakan manfaat penjaminan. Hari Pitono dari Jember Jawa Timur, menceritakan bagaimana ia dan rekan-rekan dokter lainnya mempunyai grup usaha di bidang diagnostik medik.

Mereka lalu membuka rekening di BPRS Asri Madani, total tabungan dari rekening yang mereka miliki berjumlah sekitar Rp 2 miliar. “Kami tidak panik sebab sebelumnya sudah ada pemberitahuan dari petugas, tabungan saya dijamin LPS. Saya kira nasabah lain juga sudah mendapatkan pemberitahuan itu. LPS menjamin sampai Rp 2 miliar per nasabah per bank, jadi tabungan kami selagi memenuhi syarat dijamin aman,” ujarnya.

Dia mengaku, proses pembayaran klaim terhitung cepat, bahkan ada salah satu rekan yang memiliki jumlah tabungan besar di rekening juga cepat proses pencairan dananya. Saat disinggung mengapa dia memilih menabung di BPRS, karena menurutnya, BPR banyak bergerak di pembiayaan usaha kecil dan menengah.

“Saya akan tetap menabung di BPR, sebab saya yakin tabungan saya dijamin LPS, jadi hitung-hitung kami turut berpartisipasi menggerakkan roda perekonomian, khususnya di daerah,” tambah Hari.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 13 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 30 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 60 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia