BNI Selektif Sesuaikan Bunga Kredit
30 Okt 2023 | 08:00 WIB
JAKARTA, investor.id – Kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia 7 days reverse repo rate (BI7DRR) ke level 6% di tengah tren kenaikan bunga The Fed turut menjadi pertimbangan bank untuk menyesuaikannya terhadap suku bunga deposito maupun bunga kreditnya. Meski demikian, transmisi suku bunga tidak dilakukan serta merta, melainkan akan membutuhkan waktu dan dilihat kondisi debitur.
Direktur Keuangan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) Novita Widya Anggraini mengatakan, kenaikan suku bunga akan terjadi pada kredit yang menggunakan suku bunga acuan sebagai basis (floating rate). Menurut dia, di BNI saat ini sekitar 23% dari portofolio kredit adalah floating rate yang menggunakan Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) dan Secured Overnight Financing Rate (SOFR) sebagai acuan. Maka, kenaikan suku bunga acuan seperti Fed Rate dan BI7DRR akan langsung berdampak terhadap portfolio floating rate.

