Jumat, 15 Mei 2026

Transaksi Whoosh Dikuasai China, BJB (BJBR) Mau Ambil Alih

Penulis : Alfida Rizky Febrianna
24 Nov 2023 | 15:45 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau Bank BJB Yuddy Renaldi usai Media Gathering Perbanas, di Padalarang, Bandung, Kamis (23/11/2023). (B Universe Photo/Alfida Rizky Febrianna)
Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau Bank BJB Yuddy Renaldi usai Media Gathering Perbanas, di Padalarang, Bandung, Kamis (23/11/2023). (B Universe Photo/Alfida Rizky Febrianna)

BANDUNG, investor.id – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) atau Bank BJB berencana akan mengambil alih transaksi Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh. Saat ini, seluruhnya masih dikuasai bank asal China yakni Industrial and Commercial Bank of China (ICBC).

Direktur Utama Bank BJB, Yuddy Renaldi, mengatakan pihaknya tengah menjalin komunikasi dengan direksi PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) agar bisa menjadi bank yang mengelola transaksi secara penuh di Whoosh.

“Untuk Whoosh kami sudah bertemu juga dengan direksinya Whoosh ini. Uangnya, transaksional bankingnya, dikuasai oleh bank China, yakni ICBC,” kata Yuddy, dalam Media Gathering Perbanas, di Padalarang, Bandung, Kamis (23/11/2023).

ADVERTISEMENT

Yuddy menjelaskan, saat ini Bank BJB memang sudah mengakomodasi pembayaran tiket Whoosh melalui QRIS maupun kartu. Namun, aliran transaksinya tetap berada di ICBC.

Whoosh ini agak kompleks, uangnya dikuasai oleh bank China. Uangnya sepenuh kontrol ICBC, tapi transactional banking bisa kita lakukan, dan Bank BJB sudah ada di sana melalui QRIS maupun dengan beberapa transaksi sifatnya melalui kartu dan sebagainya, itu sudah kita lakukan,” jelas dia.

Dia menambahkan, sebelumnya Bank BJB juga telah bekerja sama dengan beberapa BUMN seperti Bulog, RRI, Telkomsel dan lainnya sebagai mitra bisnis. Whoosh saat ini tengah menjadi incaran selanjutnya.

Namun, Yuddy mengakui bahwa prosedur yang ditempuh untuk menjadi bank pemegang transaksi tidak mudah. “Sebenarnya mereka membuka wacana, tapi prosedurnya memang mohon maaf agak panjang juga. Ujungnya bisa disetujui bisa enggak dengan mereka,” imbuh Yuddy.

Kereta Cepat Whoosh ini sendiri diharapkan bakal meningkatkan perekonomian UMKM dan wisata di beberapa wilayah di Jawa Barat, khususnya di beberapa wilayah yang dilalui seperti Kabupaten Bandung Barat dan Kota Bandung.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 22 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 32 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia