RUPST BRI (BBRI) Sepakat Tebar Dividen 80%
JAKARTA, investor.id - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyetujui untuk pembagian dividen dengan rasio sebesar 80% dari laba bersih konsolidasi yang dapat diatribusi kepada pemilik.
RUPST BRI dilakukan pada Jumat (1/3/2024) di Kantor Pusat Gedung BRI 1 mulai pukul 14.00 WIB.
Seperti diketahui bahwa sepanjang Januari hingga Desember 2023, BRI Group mampu mencatatkan pertumbuhan kinerja yang kuat dan berkelanjutan di tengah ketidakpastian ekonomi global, dengan berhasil mencatatkan laba bersih konsolidasi yang dapat diatribusi kepada pemilik senilai Rp 60,1 triliun atau tumbuh 17,45% secara tahunan (year on year/yoy).
Dengan demikian, RUPST menyetujui untuk membagikan dividen tunai senilai Rp 48,1 triliun kepada pemegang saham, baik pemerintah sebagai pemegang saham pengendali (PSP) maupun pemegang saham publik. Nilai tersebut sudah termasuk dividen interim yang telah dibayarkan perseroan sebelumnya.
Sebelumnya, Direktur Utama BRI Sunarso menegaskan bahwa dari sisi permodalan perseroan tidak mengalami masalah. Sebaliknya, modal BRI cukup tebal untuk mendukung kinerja ke depan. Tercermin dari rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio (CAR) bank bersandi saham BBRI ini berada di level lebih dari 27%.
“CAR 27% bisa dukung kredit, kebutuhan CAR kalau sangat hati-hati ikuti Basel III hanya 17,5%, kami punya 27% ada kelebihan 10%. Kalau setahun butuh 2% CAR saja, maka bisa sampai lima tahun ke depan Insya Allah nggak ada isu permodalan,” jelas Sunarso.
Editor: Nida Sahara
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






