Kamis, 14 Mei 2026

Sinergi BRI Group, Bank Raya (AGRO) Percepat Pencairan Dividen

Penulis : Nida Sahara
29 Mar 2024 | 17:49 WIB
BAGIKAN
Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) memperkokoh positioning sebagai bank digital lewat perubahan logo baru.
Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) memperkokoh positioning sebagai bank digital lewat perubahan logo baru.

JAKARTA, investor.id - Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya terus berkomitmen untuk bersinergi dengan ekosistem BRI melalui inovasi berkelanjutan dan produk digital yang lengkap dan mudah di akses masyarakat.

Sebagai perwujudan semangat tersebut, Bank Raya bekerja sama dengan BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) menghadirkan program pencairan dividen dipercepat khusus bagi seluruh nasabah pengguna aplikasi online trading BRIGHTS yang juga merupakan pemegang saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Nasabah dapat mencairkan dividen saham BBRI lebih cepat melalui Pinang Dana Talangan Bank Raya. Program ini sudah berjalan sejak awal Maret 2024 hingga saat pembagian dividen saham BBRI pada 28 Maret 2024. 

ADVERTISEMENT

Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Subagia mengatakan, program pencairan dividen dipercepat ini adalah merupakan inisiatif dalam menjawab antusiasme para pemegang saham BBRI untuk dapat menggunakan dividen lebih cepat untuk berbagai kebutuhan.

"Proses pencairan yang seamless, menghadirkan kemudahan sehingga nasabah mendapatkan dividen lebih cepat, karena nominal dividen yang diterima oleh nasabah akan difasilitasi oleh Pinang Dana Talangan,” ungkap Ida Bagus dalam keterangannya, Kamis (28/3/2024).

Bagus menambahkan, dengan kemudahan tersebut maka bagi para nasabah yang memiliki berbagai kebutuhan seperti misalnya mempersiapkan kebutuhan menjelang hari Raya Idulfitri dapat terfasilitasi dengan baik karena pencairan sangat cepat hanya dalam hitungan jam.

"Sehingga sejak program diluncurkan, program ini langsung mendapatkan respon positif dari para nasabah BRIDS,” sambung dia.

Senada dengan Bagus, Direktur Retail & IT BRIDS Fifi Virgantria mengungkapkan bahwa kerja sama BRIDS dan Bank Raya bukan hanya menjembatani kebutuhan investor untuk mendapatkan dividen saham lebih cepat dari pada jadwal pembayaran, namun kerja sama ini juga sebagai langkah strategis untuk memperkuat sinergi BRI Group dalam memberikan pelayanan terbaik untuk nasabah.

“Kolaborasi ini bisa menjadi terobosan baru dalam memberikan alternatif nasabah untuk menerima dividen BBRI lebih cepat dari pada jadwal pembayaran dan harapannya ke depan program ini bisa diterapkan pada periode pembagian dividen emiten-emiten lainnya," jelas Fifi.

Inisiatif program ini adalah guna merespon antusiasme masyarakat terhadap saham BBRI, karena BRI memiliki fundamental yang sangat kokoh dan terus mendorong berinovasi berkelanjutan.

Berdasarkan laporan kinerja keuangan BBRI tahun 2023, BBRI terus menunjukkan kinerja yang kuat dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 17%, net interest margin (NIM) yang tinggi sebesar 7,95%, dan return of equity (ROE) sebesar 19,95%. Selain itu, perseroan membagikan 80% dari laba bersih tahun 2023 sebagai dividen, setara dengan Rp 48 triliun atau Rp 319/saham, yang berarti menghasilkan dividen yield sebesar 5% berdasarkan harga saham saat ini.

Program pencairan dividen dipercepat kerja sama dengan BRIDS ini kedepannya akan terus dikembangkan untuk saham-saham emiten lainnya melalui inovasi pengembangan produk dan kemudahan lainnya yang dapat mendorong antusiasme masyarakat dalam bertransaksi perbankan digital di Bank Raya dan berinvestasi melalui BRIDS.

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia