Minggu, 21 Juni 2026

6 Resep OJK Memugar Asuransi Kesehatan

Penulis : Prisma Ardianto
13 Jun 2024 | 20:05 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi polis asuransi kesehatan. (Investor Daily/Prisma Ardianto)
Ilustrasi polis asuransi kesehatan. (Investor Daily/Prisma Ardianto)

JAKARTA, investor.id – Persoalan yang menumpuk pada kinerja produk dan layanan asuransi kesehatan telah menuai perhatian dari berbagai pihak. Ini adalah persoalan holistik yang melibatkan setiap elemen dalam ekosistem sektor kesehatan, sehingga memerlukan pemugaran secara menyeluruh.

Produk asuransi kesehatan ini telah mencatatkan rasio klaim melewati level 100%, yang membuat sebuah perusahaan asuransi secara praktis merugi dalam pengelolaan pelayanan ini. Daripada terus merugi, beberapa pemain akhirnya memilih mundur dari bisnis tersebut. Tanpa adanya pembenahan yang berarti, pemain lain yang masih bertahan saat ini melayani produk asuransi kesehatan bukan tidak mungkin siap menyusul.

Untuk kemungkinan yang lebih suram, industri asuransi jiwa mungkin tidak lagi tertarik untuk menyediakan layanan asuransi kesehatan. Sekalipun ada, premi yang ditawarkan akan lebih mahal, termasuk berlaku asesmen yang lebih ketat. Maka, akan semakin sedikit masyarakat yang dapat mengakses asuransi kesehatan.

ADVERTISEMENT

Menurut Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), fenomena lonjakan klaim telah terjadi sejak dua tahun belakangan ini, persis setelah kasus penularan Covid-19 pandemi mulai melandai dan masyarakat mulai lebih berani memeriksakan diri ke rumah sakit. Sebagai gambaran, rasio klaim asuransi kesehatan telah menembus 138% pada kuartal I-2024.

Persoalan ini telah mendapatkan perhatian regulator, yang salah satunya adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono menyatakan tengah melakukan pembenahan ekosistem asuransi kesehatan.

“OJK saat ini sedang melakukan pembenahan ekosistem asuransi kesehatan, dengan tujuan untuk mendorong praktek pengelolaan risiko yang memadai dan efisiensi pengelolaan biaya kesehatan,” ungkap Ogi dalam keterangan tertulis kepada wartawan, dikutip pada Kamis (13/6/2024).

Perihal pembenahan ini, OJK mengungkapkan enam resep yang perlu dijalankan para pelaku usaha dalam ekosistem asuransi kesehatan, antara lain:

1. Efisiensi biaya medis

Menurut Ogi, penting untuk seluruh pemain dalam ekosistem ini didorong untuk melakukan efisiensi biaya medis. Seperti yang diketahui, inflasi medis di Indonesia dalam beberapa tahun belakangan jauh berada di atas inflasi umum. Pada 2024 saja, inflasi medis diproyeksi lompat ke posisi 13%.

2. Masyarakat hidup sehat

Ogi mengatakan, perbaikan ekosistem asuransi kesehatan tentu tidak lepas dari peran masyarakat yang juga merupakan nasabah. Oleh karena itu, mereka perlu didorong untuk memulai kebiasaan hidup sehat sehingga dapat mendorong produktivitas yang lebih panjang dan potensi sakit yang lebih kecil. Pada saatnya, biaya yang dibutuhkan bisa lebih efisien.

“Hal ini dilakukan melalui sosialisasi yang masif terhadap seluruh pemegang polis asuransi tentang pentingnya hidup sehat. Materi sosialisasi diperoleh dari infografis yang disediakan oleh Rumah Sakit rekanan,” jelas Ogi.

OJK sendiri, kata dia, ke depan mendorong pelaku usaha di ekosistem ini agar menggunakan teknologi digital dan Gen AI. Pemanfaatan teknologi ini untuk mereka dapat mulai membangun database yang dapat digunakan dalam "telekonsultasi", semacam konsultasi dengan dokter umum secara digital. Ini akan meminimalkan kunjungan ke rumah sakit (RS).

“Saat ini OJK juga mendorong pemanfaatan fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti klinik untuk memberikan layanan kesehatan,” imbuh Ogi.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 5 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia