Target Piutang Pembiayaan Multifinance Bisa Melenceng
JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memproyeksi piutang pembiayaan multifinance bertumbuh dalam rentang 10-12% pada tahun 2024. Namun demikian, realisasi pertumbuhan tersebut berpeluang melenceng dari target yang dicanangkan.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan LJK Lainnya (PVML) OJK, Agusman menerangkan, piutang pembiayaan dari multifinance memang menembus Rp 501,78 triliun sampai September 2024.
Namun, piutang pembiayaan multifinance itu hanya tumbuh single digit atau sebesar 9,39% year on year (yoy) sepanjang sembilan bulan. Dalam hal ini, pendorong utamanya adalah pembiayaan investasi yang naik 9,76% (yoy).
Dia mengatakan, OJK tetap yakin piutang pembiayaan multifinance masih sesuai proyeksi sebelumnya yang dapat tumbuh dalam kisaran 10-12% pada tahun 2024. Apalagi multifinance masih punya waktu beberapa bulan di sisa akhir tahun 2024 ini.
“Tentunya terdapat risiko akan bias ke bawah, sehingga diperlukan peningkatan peningkatan piutang pembiayaan yang lebih besar beberapa bulan ke depan tersebut,” ungkap Agusman saat konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK, pada Jumat (1/11/2024).
Jika ditilik lebih lanjut, piutang pembiayaan yang bertumbuh 9,39% pada September 2024 adalah pertumbuhan terendah sepanjang tahun ini. Hal itu menandai terjadi perlambatan pertumbuhan kinerja piutang pembiayaan selama tiga bulan berturut-turut sejak Juli 2024.
Sementara itu, target OJK yang mematok piutang pembiayaan dapat tumbuh 10-12% pada tahun 2024 ini juga sebenarnya tak lebih baik dari realisasi tahun sebelumnya. Piutang pembiayaan multifinance pada tahun lalu atau pada 2023 tercatat mencapai 13,23%.
Tren Pembiayaan Bermasalah
Kendati terjadi pelambatan perihal piutang pembiayaan, profil risiko multifinance atau perusahaan pembiayaan masih dalam rentang yang terjaga. Tingkat pembiayaan bermasalah (non-performing financing/NPF) multifinance berada di level 2,62% pada September 2024.
Pergerakan NPF multifinance berbanding terbalik dengan tren kinerja piutang pembiayaan yang cenderung melemah. Adapun NPF multifinance dalam kurun tiga bulan belakangan relatif mencatat penguatan.
Meski begitu, NPF multifinance pada September 2024 yang sebesar 2,62% masih berada sedikit di atas tahun lalu, dimana pada Desember 2023 rasio pembiayaan bermasalah dilaporkan berada di posisi 2,44%.
Kabar baiknya lainnya, NPF net multifinance pada September 2024 juga dalam tren penurunan menjadi 0,81%.. Sebagai perbandingan, NPF bersih itu lebih rendah dari posisi Agustus 2024 yang sebesar 0,83%.
Di sisi lain, gearing ratio industri di perusahaan pembiayaan turun menjadi sebesar 2,33 kali pada September 2024, juga lebih rendah dari posisi Agustus 2024 yang sebesar 2,34 kali. Gearing ratio tersebut berada jauh di bawah batas maksimum sebesar 10 kali.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






