Kamis, 14 Mei 2026

Diduga Ada Penggelapan Dana, eFishery Copot Dua Direksi

Penulis : Nida Sahara
17 Des 2024 | 16:55 WIB
BAGIKAN
Salah satu produk eFishery. Foto: efishery.com
Salah satu produk eFishery. Foto: efishery.com

Adapun, selain mendapatkan pendanaan dari investor, terdapat beberapa bank yang menyalurkan pinjaman bilateral kepada eFishery, seperti DBS Indonesia yang memberikan kredit sebesar Rp 500 miliar kepada eFishery pada Oktober 2022.

Kemudian, OCBC NISP juga menyalurkan pembiayaan Rp 250 miliar pada Februari 2023. Selain itu, HSBC Indonesia juga memberikan pinjaman senilai US$ 30 juta atau Rp 487,6 miliar pada Mei 2024.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak OCBC NISP dan HSBC Indonesia tidak memberikan komentar ketika dihubungi investor.id terkait dampak kabar tersebut terhadap kinerja bank.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan informasi sebelumnya, dari Deal Street Asia, sejumlah investor eFishery mulai menyuarakan kecurigaan mereka terkait keakuratan laporan yang disampaikan oleh dua petinggi perusahaan tersebut.

Saat ini, keduanya tengah menjalani proses penyelidikan internal terkait dugaan manipulasi laporan kinerja serta pendapatan keuangan perusahaan.

Pihak eFishery telah mengonfirmasi adanya investigasi yang sedang berlangsung dan menegaskan komitmennya untuk menerapkan tata kelola perusahaan yang transparan serta bertanggung jawab.

Meski demikian, saat eFishery berhentikan dua petinggi karena penyelewengan dana, tetapi hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang merinci jumlah dana yang diduga terlibat atau jenis pelanggaran yang dilakukan.

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 14 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 31 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia