Kamis, 14 Mei 2026

Diduga Ada Penggelapan Dana, eFishery Copot Dua Direksi

Penulis : Nida Sahara
17 Des 2024 | 16:55 WIB
BAGIKAN
Salah satu produk eFishery. Foto: efishery.com
Salah satu produk eFishery. Foto: efishery.com

JAKARTA, investor.id - Perusahaan rintisan (startup) sektor akuakultur yakni eFishery memberhentikan sementara Gibran Huzaifah dari jabatannya sebagai chief executive officer dan Chrisna Aditya sebagai chief product officer (CPO) sekaligus co-founder eFishery.

Dilansir dari beritasatu.com, keputusan ini diambil seiring penyelidikan yang sedang dilakukan terkait dugaan penyelewengan keuangan di perusahaan startup tersebut.

Setelah Gibran dan Chrisna diberhentikan, perusahaan bergerak cepat untuk menggantikan dua posis pimpinan eFishery yang kosong. Diketahui, Adhy Wibisono menjabat sebagai interim CEO dan Albertus Sasmitra menjabat sebagai interim CFO.

ADVERTISEMENT

"eFishery saat ini beroperasi di bawah kepemimpinan Adhy Wibisono, sebagai interim CEO, dan Albertus Sasmitra, sebagai interim CFO. Keputusan diambil bersama shareholder perusahaan, sebagai wujud komitmen untuk meningkatkan tata kelola perusahaan yang baik," ujar juru bicara eFishery dikutip dari keterangannya, Selasa (17/12/2024).

Pihak eFishery menyatakan, mereka menyadari betapa seriusnya isu yang tengah berkembang dan menaruh perhatian besar terhadap hal tersebut.

“Kami sepenuhnya memahami pentingnya isu ini dan memberikan perhatian penuh dalam menyikapinya. eFishery berkomitmen untuk mempertahankan standar tertinggi dalam tata kelola perusahaan serta menjalankan operasional dengan etika yang baik,” ujar juru bicara eFishery dalam menanggapi pemberhentian dua petinggi perusahaan.

Kreditur eFishery

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 8 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 17 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 34 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia