Pembiayaan Multifinance Menciut Lagi, Sudah 5 Bulan
JAKARTA, investor.id – Piutang pembiayaan dari multifinance tumbuh semakin kecil sampai dengan November 2024. Tren terakhir menunjukkan adanya perlambatan selama lima bulan beruntun.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK, Agusman menyampaikan, piutang pembiayaan multifinance tercatat mencapai Rp 501,37 triliun pada November 2024. Salah satunya didukung pembiayaan investasi yang meningkat sebesar 9,41% (yoy).
“Piutang pembiayaan perusahaan pembiayaan (PP) tumbuh sebesar 7,27% year on year (yoy) pada November 2024,” ungkap Agusman dalam konferensi pers secara daring, pada Selasa (7/1/2025).
Mengacu laporan OJK sepanjang 2024, pertumbuhan piutang pembiayaan multifinance tersebut menjadi yang terendah. Bahkan, melanjutkan adanya perlambatan selama lima bulan berturut-turut sejak Juli 2024.
Realisasi perkembangan piutang pembiayaan multifinance menjadi semakin jauh dari target yang telah ditetapkan oleh OJK. Berdasarkan proyeksi yang disampaikan, piutang pembiayaan multifinance pada tahun 2024 dapat ditutup tumbuh dalam kisaran double digit atau 10-12%.
Baca Juga:
Laba Multifinance Mulai LongsorDari aspek kualitas, rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) secara bruto juga meningkat dari level 2,60% menjadi 2,71%. Begitu pula NPF net yang naik dari 0,77% menjadi 0,81% per November 2024.
Sementara, gearing ratio dari multifinance bergerak turun menjadi sebesar 2,30 kali pada November 2024. Posisi ini sedikit lebih rendah dibandingkan Oktober 2024 yang sebesar 2,34 kali, kendati tetap berada di bawah batas maksimum sebesar 10 kali.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






