Jumat, 15 Mei 2026

Kerugian Asuransi Akibat Kebakaran Los Angeles Diproyeksi US$ 20 Miliar

Penulis : Prisma Ardianto
19 Jan 2025 | 20:53 WIB
BAGIKAN
Sebuah mobil melaju melewati rumah-rumah dan kendaraan yang hancur akibat Kebakaran Palisades di Pacific Palisades Bowl Mobile Estates pada Minggu (12/1/2025) di Los Angeles, California, Amerika Serikat. (Foto: AP/Noah Berger)
Sebuah mobil melaju melewati rumah-rumah dan kendaraan yang hancur akibat Kebakaran Palisades di Pacific Palisades Bowl Mobile Estates pada Minggu (12/1/2025) di Los Angeles, California, Amerika Serikat. (Foto: AP/Noah Berger)

Kebakaran hutan mematikan di Los Angeles (LA) memicu krisis yang semakin dalam di sektor asuransi California, Amerika Serikat (AS). Bencana kebakaran yang telah berlangsung selama delapan hari ini telah menghancurkan ribuan bangunan. Kerugian ekonomi yang diperkirakan dapat mencapai US$ 150 miliar atau sekitar Rp 2,4 kuadriliun.

Para ahli memperingatkan perusahaan asuransi mungkin kesulitan untuk menanggung kerusakan yang luas akibat kebakaran hutan ini. Adapun perubahan iklim telah menyebabkan banjir, badai, dan kebakaran hutan di California. Negara bagian dengan populasi terbesar di AS ini merupakan rumah dari jutaan orang, membuat semakin sulit bagi pemilik rumah di daerah berisiko tinggi untuk mendapatkan atau membayar asuransi.

Perusahaan-perusahaan asuransi telah mengurangi penerbitan polis baru di daerah berisiko tinggi. Dalam beberapa kasus, malahan tidak memperbarui polis yang sudah ada dan meninggalkan banyak pemilik properti tanpa perlindungan setelah bencana ini terjadi.

ADVERTISEMENT

Tingginya jumlah pembatalan polis dan kelalaian perusahaan asuransi telah menarik perhatian luas. Pemilik properti di daerah terdampak melaporkan perusahaan asuransi besar telah menarik perlindungan kebakaran sebelum kebakaran dimulai.

Wakil Presiden AS Kamala Harris juga menyoroti banyak perusahaan asuransi yang membatalkan polis, memperburuk kesulitan bagi keluarga-keluarga yang terdampak. Laporan menunjukkan sebanyak tujuh dari 12 perusahaan asuransi terbesar berdasarkan pangsa pasar telah menghentikan atau membatasi penerbitan polis baru di California.

Sebelum kebakaran hutan, sekitar satu dari setiap tujuh rumah di negara bagian itu memiliki polis asuransi kebakaran minimum. Namun, perusahaan asuransi membatalkan puluhan ribu polis untuk memastikan keberlanjutan keuangan mereka.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia