Jumat, 15 Mei 2026

Bank Mandiri (BMRI) Kantongi Laba Rp 55,78 Triliun

Penulis : Nida Sahara
5 Feb 2025 | 10:24 WIB
BAGIKAN
Gedung Bank Mandiri.
Gedung Bank Mandiri.

JAKARTA, investor.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan entitas anak sepanjang 2024 berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik sebesar Rp 55,78 triliun, nilai tersebut tumbuh tipis 1,31% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan dengan tahun 2023 senilai Rp 55,06 triliun.

Perolehan laba tersebut didukung dari pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang tumbuh 6,12% (yoy) menjadi Rp 101,76 triliun. NII yang tumbuh mini dikarenakan beban bunga yang meningkat 35% (yoy) menjadi Rp 49,48 triliun di 2024. Sementara itu, pendapatan non bunga tercatat tumbuh 4,12% (yoy) menjadi Rp 42,32 triliun sepanjang 2024.

Dari sisi rasio keuangan, margin bunga bersih (net interest margin/NIM) BMRI berada di level 5,15%, sedikit melandai dari tahun sebelumnya 5,48%. Sementara itu, return on equity (ROE) di level 21,2%, dan return on asset (ROA) di posisi 2,42% pada akhir 2024. Biaya kredit atau cost of credit mengalami perbaikan menjadi 0,79% dari sebelumnya 0,85%.

ADVERTISEMENT

Perolehan laba bersih tersebut juga didukung dari pertumbuhan kredit yang jauh melesat dibandingkan dengan pertumbuhan industri perbankan. 

Kredit Melonjak

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 16 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia