Asing Kabur, Saham Ini Dihajar Habis-habisan
JAKARTA, investor.id - Investor asing mencetak transaksi jual bersih (net sell) pada sejumlah saham saat indeks harga saham gabungan (IHSG), Selasa (12/5/2026), ditutup melemah 46,72 poin (0,68%) ke level 6.858,9.
Berdasarkan data Stockbit, saham ANTM ramai dilepas asing hingga Rp 217,7 miliar. Diikuti saham BMRI mencatat net sell Rp 181,7 miliar dan CUAN Rp 174,1 miliar.
Terdapat 10 saham dengan net sell asing terbesar pada, Selasa (12/5/2026):
1. PT Antam Tbk (ANTM): Rp 217,7 miliar
2. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp 181,7 miliar
3. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN): Rp 174,1 miliar
4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp 140,1 miliar
5. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp 57,2 miliar
6. PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Rp 50,5 miliar
7. PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA): Rp 43,9 miliar
8. PT Astra International Tbk (ASII): Rp 42,7 miliar
9. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP): Rp 23,1 miliar
10. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp 20,4 miliar
Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) di seluruh pasar, Selasa (12/5/2026) mencapai Rp 931,89 miliar
Net sell asing di pasar reguler mencapai sebesar Rp 799,25 miliar. Sedangkan net sell tercatat di pasar negosiasi dan tunai senilai Rp 132,64 miliar.
Saat asing melancarkan aksinya, indeks harga saham gabungan (IHSG), Selasa (12/5/2026), ditutup melemah 46,72 poin (0,68%) ke level 6.858,9.
Adapun total nilai transaksi di bursa mencapai Rp 16,04 triliun. Sebanyak 217 saham menguat, sedangkan 486 saham turun dan 256 saham stagnan. Volume perdagangan sebanyak 30,8 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 2,5 juta kali.
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau
Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.Purbaya: Tak Ada Tax Amnesty Lagi Kecuali Perintah Presiden
Menkeu Purbaya menegaskan tak akan ada tax amnesty lagi selama dirinya menjabat, kecuali atas perintah Presiden.Tag Terpopuler
Terpopuler






