Sabtu, 4 April 2026

Segini Besaran Bonus dan Tantiem Top Manajemen BBRI, BMRI, BBCA, dan BBNI

Penulis : Nida Sahara
19 Feb 2025 | 12:49 WIB
BAGIKAN
Petugas menata uang tunai di Mandiri Cash Center, Jakarta, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa)
Petugas menata uang tunai di Mandiri Cash Center, Jakarta, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/wpa)

JAKARTA, investor.id - Empat bank kelas kakap, yaitu BBRI, BMRI, BBCA, dan BBNI berhasil mencetak laba jumbo sepanjang 2024, meskipun ada yang pertumbuhannya mini secara tahunan (year on year/yoy). Meski demikian, pencapaian tersebut buah dari kerja keras manajemen di tengah tantangan yang berat.

Apabila dilihat dari laporan keuangannya, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) secara bank only meraup laba bersih sebesar Rp 51,13 triliun sepanjang 2024, tumbuh tipis 0,06% (yoy).

Dari hasil capaian tersebut, perseroan terbilang paling royal membayarkan bonus dan tantiem kepada dewan komisaris dan direksinya, yakni mencapai Rp 1,33 triliun, menjadi terbesar di antara bank besar lainnya.

Advertisement

Nilai tersebut melesat 74,19% dibandingkan bonus dan tantiem pada periode 2023 yang senilai Rp 766,21 miliar. Jika ditelaah lebih rinci, bonus bagi dewan komisaris BMRI sebesar Rp 388,82 miliar untuk tahun buku 2024, nilai ini melonjak 86,4% secara tahunan.

Saat ini, Bank Mandiri memiliki 10 orang komisaris. Artinya, rata-rata bonus dan tantiem yang dikantongi sekitar Rp 38,88 miliar per orang.

Sementara itu, untuk bonus dan tantiem untuk jajaran direksi BMRI mencapai Rp 945,86 miliar untuk tahun buku 2024, nilai tersebut naik 69,62% (yoy). Apabila dibagi rata dengan 12 orang direksi Bank Mandiri, maka bonus dan tantiem yang diperoleh sekitar Rp 78,82 miliar per orangnya.

Berikutnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) atau BRI yang menjadi bank pencetak laba bersih secara bank only terbesar, yakni Rp 54,84 triliun, tumbuh 3,18% (yoy).

BBRI juga memberikan bonus dan tantiem kepada dewan komisaris dan jajaran direksi atas kerja keras sepanjang 2024 mencapai Rp 907,94 miliar. Nilai tersebut meningkat 61,08% dibandingkan dengan periode 2023 sebesar Rp 563,66 miliar.

Apabila ditelusuri, bonus dan tantiem yang dibayarkan untuk komisaris BBRI sebesar Rp 259,84 miliar, meningkat 63,17% (yoy). Adapun, terdapat 10 orang komisaris BBRI, sehingga rata-rata mendapatkan Rp 25,98 miliar per orang.

Sedangkan, bonus dan tantiem direksi bank yang fokus pada segmen UMKM ini sebesar Rp 648,1 miliar, naik 60,25% (yoy). Jika saat ini ada 12 orang direksi, rata-rata mengantongi bonus dan tantiem senilai Rp 54,01 miliar per orangnya.

BCA dan BNI

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 56 detik yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 43 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 53 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 1 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 2 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 2 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia