Jumat, 15 Mei 2026

Prabowo: Bank Emas Bisa Tambah Rp 245 Triliun ke PDB

Penulis : Vinnilya Huanggrio
26 Feb 2025 | 16:01 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat peresmian Layanan Bank Emas Pengadaian dan Bank Syariah Indonesia di The Gade Tower, Jakarta, Rabu (26/2/2025). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato saat peresmian Layanan Bank Emas Pengadaian dan Bank Syariah Indonesia di The Gade Tower, Jakarta, Rabu (26/2/2025). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

JAKARTA, investor.id – Presiden RI Prabowo Subianto baru saja meresmikan layanan bank emas atau bullion bank pertama di Indonesia pada hari ini, Rabu (26/2/2025). Presiden menyebut bahwa bank emas ini diharapkan bisa meningkatkan produk domestik bruto (PDB) nasional setidaknya sebesar Rp 245 triliun.

“Kita harapkan bahwa ini akan meningkatkan produk domestik bruto (PDB) kita, kalau tidak salah bisa menambah Rp 245 triliun.” Prabowo Subianto dalam peresmian Layanan Bank Emas Pegadaian dan BSI, Rabu (26/2/2025).

Selanjutnya, kata Prabowo, peran Bank Emas Pegadaian dan BSI juga dipercaya akan membuka lapangan kerja baru 1,8 juta. Selain itu, potensi untuk memperluas devisa membantu menghemat devisa negara, mengingat proses hulu ke hilir emas akan diolah dan disimpan di dalam negeri dan tidak mengalir ke luar negeri.

ADVERTISEMENT

Tak hanya itu, Kepala Negara juga menyatakan bahwa bank emas yang untuk pertama kalinya dimiliki oleh bangsa Indonesia tersebut diproyeksikan mampu menjaga stabilitas moneter. Pengendalian stabilitas moneter itu ialah melalui melalui likuiditas emas kepada bank emas dan melakukan transaksi emas domestik.

Dia menuturkan bahwa produksi emas Tanah Air kian bertambah dari 100 ton per tahun menjadi 160 ton per tahun. Dengan demikian, penting bagi pemerintah bergerak cepat dan memperbaiki ekosistem pelayanan dengan adanya bank emas ini.

“Kita harapkan ini akan mempercepat tabungan dan meningkatkan cadangan-cadangan emas kita,” beber Prabowo.

Sebelumnya, Prabowo menegaskan bahwa pendirian bank emas atau bullion bank ini merupakan langkah strategis guna memastikan kendali penuh atas sumber daya emas nasional, sehingga pemanfaatannya bisa dilakukan secara mandiri demi kepentingan negara.

“Hari ini kita memiliki ekosistem layanan bank emas Pegadaian dan BSI yang merupakan bank emas pertama di republik kita, terima kasih dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim pada siang hari ini, hari Rabu, 26 Februari 2025, saya Prabowo Subianto, presiden republik Indonesia dengan ini meresmikan layanan bank emas Pegadaian dan BSI,” kata Prabowo.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia