Jumat, 15 Mei 2026

BBTN Perkuat CKPN di Awal Tahun

Penulis : Nida Sahara
2 Mar 2025 | 10:29 WIB
BAGIKAN
Gedung BTN.
Gedung BTN.

Nixon menjelaskan transformasi digital yang terus disempurnakan dalam beberapa tahun terakhir akan menjadi game changer bagi bisnis BTN. Peluncuran aplikasi super Bale dan implementasi BTN Digital Store bakal berdampak positif terhadap pertumbuhan kredit berkualitas dan penghimpunan dana murah.

“Kami juga secara agresif mempertebal bisnis KPR non subsidi dan high yield loan untuk memperbaiki tingkat margin. Agenda transformasi digital dan ekspansi ke segmen komersil kami lakukan secara simultan, berkelanjutan untuk membawa bank ini ke level lebih tinggi,” kata Nixon. 

Baca juga: Laba Bank Papan Atas Menyusut

Dari aktivitas penyaluran kredit, BTN meraih pendapatan bunga Rp 2,36 triliun per Januari 2025, susut dibandingkan Januari 2024 yang sebesar Rp 2,63 triliun. Setelah dikurangi beban bunga Rp 1,5 triiun, pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) BBTN senilai Rp 854 miliar pada Januari 2025, turun dari Januari 2024 sebesar Rp 1,12 triliun .

ADVERTISEMENT

Sementara itu, laba bersih tahun berjalan senilai Rp 101,67 miliar per Januari 2025, juga mengalami perlambatan dibandingkan Januari 2024 sebesar Rp 275,52 miliar. Hal ini karena perseroan meningkatkan pencadangan, terlihat dari kerugian penurunan nilai aset keuangan (impairment) menjadi Rp 325,54 miliar di awal tahun ini, dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 226,65 miliar. 

Peningkatan pencadangan tidak hanya dilakukan oleh BTN, tapi juga dilakukan oleh bank besar seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) dan juga PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Pasalnya, kondisi tahun ini dinilai berat bagi perbankan, sehingga alokasi pencadangan di awal tahun menjadi salah satu strategi bank.

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia