Jumat, 15 Mei 2026

Hendra Lembong Bakal Gantikan Jahja Setiaatmadja jadi Bos BBCA

Penulis : Nida Sahara
12 Mar 2025 | 13:02 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Gedung BCA (Foto: Istimewa)
Ilustrasi Gedung BCA (Foto: Istimewa)

Jahja Setiaatmadja yang berusia 69 tahun ini telah menjabat sebagai Presiden Direktur BCA sejak tahun 2011 sampai saat ini. Sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur BCA (2005-2011) dengan tanggung jawab di antaranya di bidang bisnis Perbankan Cabang, Divisi Tresuri, Divisi Perbankan Internasional, dan kantor-kantor perwakilan di luar negeri. Jahja menjabat sebagai Direktur BCA (1999-2005) serta memangku berbagai jabatan manajerial di BCA sejak tahun 1990.

Sebelum bergabung dengan BCA, Jahja menjabat sebagai Direktur Keuangan pada perusahaan otomotif Indonesia terkemuka, PT Indomobil (1989-1990), serta memimpin sejumlah posisi strategis pada salah satu perusahaan farmasi terbesar di Indonesia, PT Kalbe Farma (1980-1989) dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Keuangan. Jahja memulai karir di tahun 1979 sebagai akuntan pada kantor akuntan (Price Waterhouse).

Selama masa karir, telah berpengalaman di berbagai bidang dan penugasan di antaranya change management, banking strategy, treasury, accounting & financial management, corporate banking, international banking, risk management serta digital banking.

Jahja memperoleh gelar sarjana dalam bidang Akuntansi dari Universitas Indonesia (1982).

ADVERTISEMENT

Berikutnya, bos BBCA baru yakni Gregory Hendra Lembong yang berusia 53 tahun ini memiliki pengalaman perbankan di Indonesia dan di luar negeri lebih dari 30 tahun. Dia menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur BCA sejak tahun 2022 hingga sekarang, bertanggung jawab atas Group Strategic Information Technology dan Group Operation Strategy & Development, serta menjalankan supervisi umum atas Direktur Keuangan & Perencanaan Perusahaan dan Direktur Transaksi Perbankan.

Sebelumnya menjabat sebagai Direktur BCA yang bertanggung jawab atas Strategic Information Technology dan Enterprise Security. Selain itu juga memantau perkembangan PT Central Capital Ventura, entitas anak yang bergerak di bidang modal ventura, dan PT Bank Digital BCA (BCA Digital), entitas anak yang bergerak di bidang perbankan digital.

Sebelum bergabung dengan BCA, Hendra ditunjuk sebagai Chief Transformation Officer yang memimpin Program Transformasi & Strategi untuk seluruh unit atau fungsi di PT Bank CIMB Niaga Tbk Indonesia sejak bulan Januari 2019 sampai dengan Maret 2020; sebagai Chief Fintech Officer CIMB Group Malaysia (Juni 2018 sampai dengan Desember 2018); CEO Group of Transaction Banking CIMB Group Malaysia (Juli 2016 sampai dengan Desember 2018). 

Kemudian, Chief of Transaction Banking PT Bank CIMB Niaga Tbk (Agustus 2013 sampai dengan Desember 2018); Regional Head of Transaction Services (cash, liquidity, FX), Asia Pacific di J.P. Morgan Asia Pacific di Singapura (2010-2013); Global COO & Head of Business Development di Deutsche Bank London (2009-2010); dan berkarir di Citibank sejak tahun 1994 sampai dengan 2009 dengan memegang berbagai peran di bidang strategi & manajemen produk di Asia dan Eropa.

Hendra Lembong meraih gelar Bachelor of Science in Chemical Engineering dari University of Washington, dan Master of Science in Engineering Economic Systems dari Stanford University di Amerika Serikat.

Profil John Kosasih dan Hendra Tanumihardja

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 35 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia