Jumat, 15 Mei 2026

Hendra Lembong Bakal Gantikan Jahja Setiaatmadja jadi Bos BBCA

Penulis : Nida Sahara
12 Mar 2025 | 13:02 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Gedung BCA (Foto: Istimewa)
Ilustrasi Gedung BCA (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan.

Perseroan telah menerima pengunduran diri Djohan Emir Setijoso sebagai presiden komisaris BCA efektif pada 1 Juni 2025. Pengunduran diri tersebut setelah dirinya menduduki beberapa jabatan strategis selama 25 tahun di BCA. 

Untuk mengisi posisi presiden komisaris BCA, RUPST memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Jahja Setiaatmadja dari jabatannya sebagai presiden direktur BCA yang efektif berlaku sejak Presiden Direktur penggantinya telah efektif menjabat.

ADVERTISEMENT

Kemudian menyetujui pengangkatan Jahja Setiaatmadja sebagai presiden komisaris BCA yang berlaku efektif pada tanggal yang ditentukan oleh Perseroan dengan memperhatikan ketentuan dan/atau persyaratan yang ditentukan oleh OJK setelah pengunduran diri Djohan Emir Setijoso telah berlaku efektif; dan perseroan telah menerima persetujuan OJK atas pengangkatan Jahja Setiaatmadja selaku preskom BCA, dan presdir penggantinya telah memenuhi ketentuan untuk dapat efektif menjabat.

Selain itu, RUPST juga menyetujui pengangkatan Gregory Hendra Lembong yang sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden direktur menjadi presiden direktur BCA yang berlaku efektif pada tanggal yang ditentukan oleh perseroan dengan ketentuan perseroan telah menerima persetujuan OJK atas pengangkatan tersebut dan perseroan telah menerima persetujuan OJK atas pengangkatan Jahja Setiaatmadja selaku preskom, dan perseroan telah menerima persetujuan OJK atas pengangkatan wakil presiden direktur perseroan penggantinya.

Kemudian, pemegang saham pun menyetujui pengangkatan John Kosasih sebagai wakil presiden direktur BCA dari posisi sebelumnya direktur BCA yang berlaku efektif pada tanggal yang ditentukan oleh perseroan dengan ketentuan perseroan telah menerima persetujuan OJK atas pengangkatan tersebut; dan Hendra Lembong telah memenuhi ketentuan untuk dapat efektif menjabat selaku presdir BCA.

Berikutnya, rapat juga memutuskan untuk mengangkat Hendra Tanumihardja sebagai direktur perseroan dari jabatan sebelumnya kepala divisi pengembangan solusi kerja sama transaksi perbankan BCA. Pengangkatan ini berlaku efektif pada tanggal yang ditentukan oleh perseroan dengan ketentuan perseroan telah menerima persetujuan OJK atas pengangkatan tersebut.

Kemudian, setelah John Kosasih telah memenuhi ketentuan untuk dapat efektif menjabat selaku wakil presiden direktur perseroan.

Profil Jahja dan Hendra Lembong

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 21 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 32 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 36 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia