Premi Asuransi Umum Mulai Terangkat
JAKARTA, investor.id – Akumulasi pendapatan premi dari asuransi umum dan reasuransi di Indonesia mulai berbalik ke arah pertumbuhan positif. Hingga April 2025, akumulasi pendapatan premi tumbuh 5,79% year on year (yoy) menjadi Rp 55,84 triliun.
“Premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh 5,79% yoy dengan nilai sebesar Rp 55,84 triliun,” ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (KE PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono dalam konferensi pers RDKB OJK Bulan Mei 2025, dikutip Rabu (3/6/2025).
Ini jadi pembalikan ke arah positif sejak premi secara berturut-turut menurun pada periode bulan Januari-Maret 2025, masing-masing sebesar -17,40% yoy, -7,17% yoy, dan -3,50% yoy.
Terakhir kali bertumbuh, premi asuransi umum dan reasuransi terjadi pada Desember 2024 yang sebesar 3,50% yoy menjadi sebesar Rp 148,50 triliun. Dua tahun sebelumnya yakni pada 2022 dan 2023, bahkan pertumbuhan premi tercatat dalam level tinggi yaitu masing-masing sebesar 14,84% yoy dan 16,22% yoy.
Selain itu, OJK menyatakan bahwa permodalan industri asuransi umum dan reasuransi masih dalam level yang memadai. Tercermin dari risk-based capital (RBC) yang sebesar 315,98% atau di atas threshold sebesar 120%.
Selanjutnya bersama kontribusi premi industri asuransi jiwa, asuransi umum dan reasuransi mendorong perolehan premi industri asuransi komersial mencapai Rp 116,4 triliun. Angka ini meningkat 3,22% yoy pada April 2025.
Sementara total aset industri komersial mencapai Rp 940,48 triliun atau meningkat 4,13% yoy. Mengalir ke total aset industri asuransi secara keseluruhan hingga April 2025 yaitu mencapai Rp 1.162,78 triliun atau naik 3,66% yoy.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






