Jumat, 15 Mei 2026

BRIS Mau Diambil Alih Danantara, OJK Bilang Begini

Penulis : Nida Sahara
4 Jun 2025 | 20:35 WIB
BAGIKAN
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan P. Roeslani (tengah), Plt. Direktur Utama BSI Bob T. Ananta (kiri), dan Wakil Ketua Dewas Danantara sekaligus Komisaris Utama BSI Muliaman D. Hadad (kanan) pada acara BSI Global Islamic Finance Summit (GIFS) 2025 di Jakarta, Selasa (29/4/2025). (Investor Daily/Nida Sahara)
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara, Rosan P. Roeslani (tengah), Plt. Direktur Utama BSI Bob T. Ananta (kiri), dan Wakil Ketua Dewas Danantara sekaligus Komisaris Utama BSI Muliaman D. Hadad (kanan) pada acara BSI Global Islamic Finance Summit (GIFS) 2025 di Jakarta, Selasa (29/4/2025). (Investor Daily/Nida Sahara)

JAKARTA, investor.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menanggapi kabar mengenai rencana pemisahan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang nantinya akan diambil alih oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae mengaku bahwa sampai dengan saat ini OJK belum menerima permohonan perubahan susunan pemegang saham dari BSI.

Menurut Dian, perubahan struktur kepemilikan suatu bank merupakan ranah dari pemegang saham yang akan ditindaklanjuti oleh OJK sesuai ketentuan pada saat permohonan tersebut telah diajukan. 

ADVERTISEMENT

“Setiap perubahan dalam struktur kepemilikan suatu bank diharapkan dapat menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat langkah pengembangan bank ke depan guna memastikan keberlanjutan serta daya saing dalam industri perbankan,” ujar Dian kepada Investor Daily, Selasa (3/6/2025).

BSI sebagai bank syariah terbesar di Indonesia diharapkan tetap dapat berkinerja semakin baik lagi, dan memberikan kontribusi untuk pengembangan perbankan syariah dan perekonomian Indonesia. “OJK mengharapkan Danantara memainkan peran yg semakin meningkat dalam mendorong pengembangan bank syariah ke depannya,” tutur Dian.

Saat ini, struktur pemegang saham BRIS antara lain, 1 lembar saham Seri A Dwiwarna. Untuk saham Seri B yang dimiliki BMRI sebesar 51,47%, BBNI memiliki 23,24% saham BRIS, dan BBRI sebesar 15,38%, serta porsi publik 9,91%.

Respons BSI

Editor: Nida Sahara

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia