Mendukung Ekosistem Green Financing Lewat Produk Ramah Lingkungan
JAKARTA, investor.id – Aplikasi penyedia layanan Buy Now Pay Later (BNPL), PT Indodana Multi Finance (Indodana Finance) menunjukkan dukungannya terhadap ekosistem green financing yang diterapkan para mitra merchant dalam kegiatan yang sedang berlangsung di Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2025.
Strategi tersebut bertujuan menciptakan ekosistem keuangan yang sehat dan berkelanjutan melalui produk-produk ramah lingkungan. Momen ini sekaligus dimanfaatkan oleh Indodana PayLater untuk menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung gaya hidup finansial yang cerdas, aman, dan praktis serta mendukung program literasi dan inklusi keuangan.
Direktur PT Indodana Multi Finance Iwan Dewanto mengatakan bahwa selain sebagai mitra pembiayaan strategis bagi merchant-merchant rekanan, partisipasi Indodana PayLater di JFK 2025 merupakan komitmen nyata untuk terus menghadirkan layanan keuangan digital yang aman, terpercaya, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
“Kami juga mendukung terciptanya green financing melalui kerja sama dengan merchant yang menghadirkan produk-produk yang ramah lingkungan, untuk bisa menciptakan ekosistem keuangan yang tumbuh sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ditambahkan oleh Iwan, selain hadir untuk memastikan setiap transaksi berjalan mudah dan menyenangkan bagi pengguna, pihaknya juga ingin memperkuat suasana euforia.
“Oleh karena itu kami hadir dengan booth interaktif dan atraktif, tidak hanya menarik tapi juga menguntungkan bagi para pengguna baik pengguna setia maupun pengguna baru kami,” katanya.
Dalam perhelatan tahunan untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Jakarta, Indodana PayLater membuka booth khusus yang berlokasi di Hall A dengan menghadirkan beragam aktivitas menarik, mulai dari spin wheel hingga case cube, di mana pengguna yang telah bertransaksi dapat memenangkan voucher belanja dan hadiah langsung.
Editor: Happy Amanda Amalia
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Tag Terpopuler
Terpopuler






