Sabtu, 4 April 2026

OJK: Stabilitas Keuangan Terjaga, Proyeksi Ekonomi RI Membaik

Penulis : Addin Anugrah Siwi
4 Aug 2025 | 15:33 WIB
BAGIKAN
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Bulan Juli 2025 menilai stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia tetap terjaga, seiring membaiknya indikator ekonomi global dan domestik. Optimisme pasar juga meningkat setelah proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dinaikkan oleh Dana Moneter Internasional (IMF).

“Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK menilai stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam konferensi pers hasil RDKB Juli 2025, Senin (4/8/2025).

Menurut Mahendra, IMF baru-baru ini menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global, termasuk Indonesia, untuk 2025 dan 2026. Revisi ini didorong oleh aktivitas ekonomi semester I-2025 yang lebih baik dari perkiraan, membaiknya likuiditas global, serta meredanya tensi perang dagang.

“Pasar keuangan global menguat, volatilitas menurun, dan aliran modal berlanjut ke emerging market termasuk Indonesia,” jelas Mahendra.

Advertisement

Dari sisi domestik, permintaan tetap stabil, tercermin dari inflasi yang rendah dan pertumbuhan uang beredar yang meningkat. Di sisi penawaran, neraca perdagangan mencatatkan surplus dan cadangan devisa tetap tinggi, meskipun Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur masih berada di zona kontraksi.

Mahendra juga mengungkapkan bahwa lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s Global Ratings tetap mempertahankan peringkat kredit sovereign Indonesia di level BBB (triple B) untuk jangka panjang dan A-2 (AA) untuk jangka pendek dengan outlook stabil.

“Penilaian ini mencerminkan kepercayaan yang terus terjaga terhadap kekuatan fiskal, ketahanan ekonomi, serta sektor keuangan Indonesia yang solid,” pungkas dia.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 3 menit yang lalu

Jadi Destinasi Favorit Libur Paskah, 30 Ribu Pengunjung Padati Kawasan Ancol

Kawasan Ancol jadi destinasi favorit masyarakat untuk mengisi libur panjang akhir pekan. Diperkirakan ada 30 ribu pengunjung datang hari ini
Market 19 menit yang lalu

WOM Finance (WOMF) Tebar Dividen 30% dari Laba, Ini Jadwalnya

PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance (WOMF) berencana menebar dividen tunai 30% dari laba tahun 2025.
Lifestyle 27 menit yang lalu

Cara Daikin Dongkrak Kepercayaan Konsumen 

Saat ini AC tidak hanya sekadar pemberi kesejukan, melainkan juga menjadi pendukung bagi produktivitas.
International 1 jam yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 1 jam yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 2 jam yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia