OJK: Stabilitas Keuangan Terjaga, Proyeksi Ekonomi RI Membaik
JAKARTA, investor.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Bulan Juli 2025 menilai stabilitas sektor jasa keuangan Indonesia tetap terjaga, seiring membaiknya indikator ekonomi global dan domestik. Optimisme pasar juga meningkat setelah proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dinaikkan oleh Dana Moneter Internasional (IMF).
“Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK menilai stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga,” ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam konferensi pers hasil RDKB Juli 2025, Senin (4/8/2025).
Menurut Mahendra, IMF baru-baru ini menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global, termasuk Indonesia, untuk 2025 dan 2026. Revisi ini didorong oleh aktivitas ekonomi semester I-2025 yang lebih baik dari perkiraan, membaiknya likuiditas global, serta meredanya tensi perang dagang.
“Pasar keuangan global menguat, volatilitas menurun, dan aliran modal berlanjut ke emerging market termasuk Indonesia,” jelas Mahendra.
Dari sisi domestik, permintaan tetap stabil, tercermin dari inflasi yang rendah dan pertumbuhan uang beredar yang meningkat. Di sisi penawaran, neraca perdagangan mencatatkan surplus dan cadangan devisa tetap tinggi, meskipun Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur masih berada di zona kontraksi.
Mahendra juga mengungkapkan bahwa lembaga pemeringkat internasional Standard & Poor’s Global Ratings tetap mempertahankan peringkat kredit sovereign Indonesia di level BBB (triple B) untuk jangka panjang dan A-2 (AA) untuk jangka pendek dengan outlook stabil.
“Penilaian ini mencerminkan kepercayaan yang terus terjaga terhadap kekuatan fiskal, ketahanan ekonomi, serta sektor keuangan Indonesia yang solid,” pungkas dia.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






