Minggu, 21 Juni 2026

69,5% UMKM Belum Tersentuh Kredit Bank

Penulis : Erfan Ma’ruf
30 Apr 2026 | 17:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi perbankan. (Sumber: BCA Digital)
Ilustrasi perbankan. (Sumber: BCA Digital)

TANGERANG, investor.id – Tantangan akses pembiayaan masih menjadi batu sandungan utama bagi pelaku usaha lokal di Indonesia. Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengungkapkan bahwa sebanyak 69,5% UMKM saat ini belum mampu mengakses kredit perbankan, meski kebutuhan modal untuk ekspansi usaha sangat tinggi.

Deputi Bidang Usaha Kecil, Temmy Satya Permana, menjelaskan bahwa sejumlah kendala klasik masih membayangi pelaku usaha, mulai dari rekam jejak Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang tidak memadai, keterbatasan agunan, hingga suku bunga yang dinilai masih tinggi.

“Padahal, kebutuhan akan modal kerja sangat nyata, di mana 43,1% UMKM menyatakan memerlukan kredit untuk ekspansi usaha,” ujar Temmy dalam acara UMKM Digital Finance Tour di Tangerang, Rabu (29/4/2026).

ADVERTISEMENT

Di tengah hambatan perbankan konvensional, pembiayaan digital melalui platform fintech p2p lending atau pinjaman daring (pindar) muncul sebagai solusi alternatif yang tumbuh positif. Hingga Februari 2026, penyaluran modal melalui platform digital ini telah mencapai Rp 28,8 triliun, atau tumbuh 7,27% secara tahunan.

Namun, Temmy mengingatkan bahwa akses ke pembiayaan digital sangat bergantung pada transparansi operasional. Oleh karena itu, digitalisasi pembukuan dan manajemen keuangan menjadi syarat mutlak bagi UMKM untuk mendapatkan rekam jejak usaha yang kredibel.

Sebagai langkah konkret, pemerintah bersama sektor swasta memperkenalkan platform "UMKM Pintar" yang dikembangkan oleh SeaBank. Platform edukasi daring ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan pelaku usaha agar mereka lebih siap masuk ke dalam ekosistem pembiayaan formal.

69,5% UMKM Belum Tersentuh Kredit Bank
Tren pertumbuhan kredit perbankan. (Ilustrasi: Investor Daily/Datasatu)

“Keberadaan platform UMKM Pintar menjadi bagian dari komitmen Kementerian UMKM dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional, khususnya dari sisi literasi dan inklusi keuangan,” kata Temmy.

Ia berharap transformasi digital UMKM tidak hanya berhenti pada aspek pemasaran atau marketplace, tetapi merambah hingga ke pengelolaan keuangan. Dengan pengelolaan yang akuntabel, UMKM diharapkan dapat lebih cepat naik kelas dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Melalui akses pembiayaan yang tepat, UMKM dapat semakin cepat naik kelas dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional,” tandas Temmy.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia