Dukung Pengembangan Industri Sawit, Menko Airlangga Dorong Penambahan Pusat Studi Sawit
JAKARTA, investor.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan industri kelapa sawit telah berkontribusi mengentaskan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja secara signifikan. Pemerintah juga terus melanjutkan upaya untuk mendorong industri sawit sebagai sektor strategis.
Upaya tersebut perlu dibarengi dengan dukungan dan partisipasi seluruh komponen masyarakat. ”Saya mengharapkan adanya sebuah aksi kepedulian yang mengajak kita semua untuk bangga dan saling bekerja sama dalam mewujudkan agro industri sawit yang kuat dari hulu ke hilir, serta berani menghadapi berbagai tantangan dan hambatan,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pernyataan resmi pada Jumat (9/9).
Salah satu bentuk dari partisipasi masyarakat tersebut ditunjukkan dengan pendirian Pusat Studi Sawit IPB University guna mengawal pengelolaan sawit di berbagai aspek secara berkelanjutan. Sebagai produsen sawit terbesar di dunia, Indonesia perlu memiliki pusat riset yang memadai dan dapat diandalkan untuk menjamin keberlanjutan dari komoditas unggulan kelapa sawit, sehingga pembangunan Pusat Studi Sawit diharapkan dapat dilakukan di berbagai kampus lainnya agar dapat dihasilkan rekomendasi kebijakan yang applicable terkait optimalisasi pengembangan sawit.
“Pusat Studi Sawit ini diharapkan mampu memberikan berbagai kajian sawit dari aspek sosial, ekonomi, dan juga lingkungan, tidak hanya di hulu tetapi harus juga di hilir, sehingga nilai tambah dari sawit benar-benar dapat dinikmati lebih luas,” ungkap Menko Airlangga.
Selain itu, partisipasi lain juga ditunjukkan Institut Teknologi Bandung (ITB) yang telah melakukan penelitian terkait dengan penggunaan sawit untuk biodiesel. Hal tersebut diharapkan dapat diikuti oleh berbagai kampus lainnya guna mendukung upaya Pemerintah dalam mempertahankan kelestarian industri sawit sebagai komoditas unggulan yang mampu menjamin ketahanan pangan dan energi.
Airlangga juga turut menyampaikan apresiasi dan dukungan terkait peluncuran Buku “Sawit Untuk Negeri” sebagai wujud partisipasi dan dorongan dari pihak terkait bagi pengembangan sawit oleh pemerintah. “Saya mendukung publikasi Buku “Sawit untuk Negeri”, dimana buku ini secara umum menyampaikan ke para pembacanya bahwa sawit itu baik, dan berkontribusi sangat besar bagi perekonomian Indonesia, bahkan merupakan salah satu sektor yang masih mampu memberikan kontribusi bagi negara selama masa pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia,” tutur Airlangga. (ark)
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






