Jumat, 15 Mei 2026

KTT Global Covid-19 ke-2 Dilaksanakan 12 Mei 2022

Penulis : Grace El Dora
19 Apr 2022 | 15:02 WIB
BAGIKAN
Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (FOTO: ALEX WONG / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)
Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (FOTO: ALEX WONG / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

WASHINGTON, investor.id – Pemerintah Amerika Serikat (AS) sebagai Ketua konferensi tingkat tinggi (KTT) Covid-19 pertama bersama Belize, Jerman, Indonesia, dan Senegal akan menjadi tuan rumah bersama KTT Global COVID-19 ke-2, yang akan diadakan secara virtual pada 12 Mei 2022. Pengumuman ini disampaikan dalam pernyataan bersama yang dirilis Selasa (19/4).

AS akan bergabung bersama Belize yang merupakan Ketua Komunitas Karibia (CARICOM), Jerman sebagai Presiden G7, Indonesia sebagai Presiden G20, dan Senegal sebagai Ketua Uni Afrika (UA).

“KTT ini akan menggandakan upaya bersama kita dalam mengakhiri fase akut pandemi Covid-19 dan menyiapkan diri untuk menghadapi ancaman kesehatan di masa depan,” katanya dalam pernyataan bersama, Selasa.

ADVERTISEMENT

Konferensi ini merupakan kelanjutan KTT Global Covid-19 pertama yang diadakan oleh pemerintah AS pada 22 September 2021.

“Menuju KTT 12 Mei, kami menyerukan kepada pemimpin dunia, masyarakat madani, lembaga swadaya masyarakat, filantrop, serta sektor swasta untuk membuat komitmen baru dan menawarkan solusi untuk vaksinasi dunia, menyelamatkan nyawa sekarang, serta membangun ketahanan kesehatan yang lebih baik. Untuk semua, di mana pun,” jelasnya.

Kemunculan dan penyebaran varian-varian baru virus, seperti Omicron, telah mempertegas kebutuhan akan strategi untuk mengendalikan wabah Covid-19 di seluruh dunia.

Menurut pernyataan tersebut, masyarakat global bisa bersama-sama memitigasi dampak Covid-19 dan melindungi mereka yang paling berisiko dengan vaksinasi, tes, perawatan, maupun aksi-aksi untuk meminimalkan gangguan terhadap layanan kesehatan rutin. Dukungan juga dapat diberikan terhadap mekanisme multilateral ACT-Accelerator.

“Kita tahu bahwa kita harus mempersiapkan diri sekarang untuk membangun, mempertahankan, dan mendanai kapasitas global yang dibutuhkan. Bukan hanya untuk varian-varian baru Covid-19, tapi juga krisis kesehatan di masa depan,” tulis pernyataan itu.

Dengan demikian, pihaknya mendorong semua negara dan pemangku kepentingan untuk mengambil tindakan segera guna menciptakan sistem yang dibutuhkan untuk mengakhiri fase akut Covid-19. Yakni demi menyelamatkan nyawa dan membangun ketahanan kesehatan yang lebih baik.

KTT ini akan melanjutkan tema dan komitmen yang dibuat di KTT pertama, kemudian menegaskan dukungan terhadap solusi tantangan mendesak dan jangka panjang dengan kepimipinan tingkat lokal.

Solusi-solusi tersebut, antara lain dengan memberikan suntikan vaksinasi, mengerahkan tes virus dan perawatan terutama untuk populasi berisiko paling tinggi, memperluas dan melindungi tenaga kesehatan serta meminimalkan gangguan terhadap layanan kesehatan rutin dan esensial.

Selain itu, solusi lainnya mencakup peningkatan akses ke penanggulangan medis termasuk penelitian dan pengembangan dan penskalaan maupun diversifikasi manufaktur lokal dan regional, sekaligus menciptakan pembiayaan berkelanjutan untuk kesiapsiagaan pandemi, ketahanan kesehatan, dan sistem kesehatan.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 55 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 57 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia