Jumat, 15 Mei 2026

Elon Musk: Fokus Kemudi Otomatis Tesla Akhir Tahun Ini

Penulis : Grace El Dora
29 Aug 2022 | 19:10 WIB
BAGIKAN
Pendiri Tesla Elon Musk menghadiri Offshore Northern Seas 2022 di Stavanger, Norwegia pada 29 Agustus 2022. (FOTO: NTB/Carina Johansen via REUTERS)
Pendiri Tesla Elon Musk menghadiri Offshore Northern Seas 2022 di Stavanger, Norwegia pada 29 Agustus 2022. (FOTO: NTB/Carina Johansen via REUTERS)

STAVANGER, investor.id – CEO Tesla Elon Musk mengatakan bahwa ia berniat menyiapkan teknologi kemudi otomatis atau self-driving untuk produsen mobil listrik (EV) itu, akhir tahun ini. Ia berharap fitur itu bisa dirilis secara luas di Amerika Serikat (AS) dan mungkin di Eropa, tergantung pada persetujuan dari otoritas.

Musk berbicara pada konferensi energi di Norwegia saat menjelaskan bahwa perhatiannya saat ini terfokus pada pesawat luar angkasa SpaceX Starship dan mobil listrik Tesla yang dapat mengemudi sendiri (self-drivng).

“Dua teknologi yang saya fokuskan, mencoba dirampungkan secara ideal sebelum akhir tahun, membawa Starship kami ke orbit ... dan kemudian memiliki mobil Tesla untuk dapat melakukan self-driving,” katanya, Senin (29/8).

ADVERTISEMENT

“Memiliki (fitur) self-driving dalam rilis luas setidaknya di AS, dan ... berpotensi di Eropa, tergantung pada persetujuan otoritas,” kata Musk kepada hadirin.

Minyak dan Gas yang Dibutuhkan

Sebelumnya, Musk mengatakan dunia harus terus mengekstrak minyak dan gas untuk mempertahankan peradaban, sambil mengembangkan sumber energi yang berkelanjutan.

“Secara realistis saya pikir kita perlu menggunakan minyak dan gas dalam jangka pendek, karena jika tidak, peradaban akan runtuh,” kata Musk kepada wartawan di sela-sela konferensi.

“Saya pikir beberapa eksplorasi tambahan diperlukan saat ini,” jawabnya, ketika ditanya apakah Norwegia harus terus mengebor minyak dan gas.

Ia menilai, salah satu tantangan terbesar yang pernah dihadapi dunia adalah transisi ke energi berkelanjutan dan ekonomi berkelanjutan. Penyelesaiannya akan memakan waktu beberapa dekade.

Dia mengatakan pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai di Laut Utara, dikombinasikan dengan paket baterai stasioner, dapat menjadi sumber energi utama. “Itu bisa menyediakan sumber energi yang kuat dan berkelanjutan di musim dingin,” kata Musk.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia