Jumat, 15 Mei 2026

Jasa Pengiriman Uang Lebih Dipercaya Daripada Bank

Investor.id
6 Sep 2022 | 14:01 WIB
BAGIKAN
Perdana Menteri Lebanon, Mustapha Adib. ( Foto: JOSEPH EID / AFP )
Perdana Menteri Lebanon, Mustapha Adib. ( Foto: JOSEPH EID / AFP )

BEIRUT, investor.id – Masyarakat umum di Lebanon sekarang lebih percaya kepada perusahaan jasa pengiriman uang daripada bank untuk bisa menarik uangnya.

“Siapa pun yang mengandalkan bank biasa harus berusaha setengah mati untuk bisa menarik uangnya,” ujar Elias Skaff (50 tahun), seperti dikutip AFP.

Di tengah krisis ekonomi yang sedang melanda negaranya dan sudah berjalan tiga tahun, Skaff mengaku masih bisa hidup karena mengandalkan bantuan uang dolar AS yang dikirim kerabatnya dari luar negeri.

Sektor perbankan Lebanon yang tadinya adalah andalan perekonomian sekarang dicampakkan dan dihindari. Karena bank-bank itu juga yang melarang nasabah untuk menarik simpanannya. Bank juga tidak lagi menyalurkan kredit. Malahan menutup ratusan cabang dan memangkas ribuan lapangan kerja karena terdampak krisis tersebut.

ADVERTISEMENT

Bulan lalu, seorang pria malah dianggap sebagai pahlawan karena menggeruduk sebuah bank di Beirut sambil menenteng sepucuk senapan. Ia menyandera para karyawan serta nasabah selama berjam-jam. Ia menuntut agar bisa menarik sebagian dari simpanannya yang mencapai US$ 200.000 dan dibekukan bank tersebut. Ia mengatakan uang itu diperlukan untuk membayar biaya perawatan ayahnya di rumah sakit.

Sementara makin ke sini, krisis ekonomi di Lebanon makin menjadi. Perusahaan-perusahaan pengiriman uang berusaha mengisi celah kekosongan layanan. Perusahaan ini juga menawarkan penukaran uang, kartu kredit, dan pembayaran pajak.

Skaff mengatakan, sekarang ia menerima uangnya OMT cabang Beirut. OMT merupakan agen Western Union di Lebanon. OMT dilaporkan memiliki lebih dari 1.200 cabang di seluruh Lebanon dan sekarang menangani 80% transfer uang di luar sektor perbankan Lebanon.

“Atas permintaan para nasabah, kami memberikan layanan-layanan yang mirip seperti yang biasanya disediakan oleh bank,” ujar Naji Abou Zeid, juru bicara OMT.

Lebanon mengalami krisis ekonomi terparah sepanjang sejarahnya setelah sektor finansialnya ambruk pada 2019. Nilai mata uang lokal merosot 90% lebih di pasar gelap. Kemiskinan dan pengangguran melonjak.

Aksi protes masyarakat kerap diarahkan ke bank. Mesin-mesin ATM-nya dirusak dengan cat semprot dan lemparan batu.

“Kami tidak bisa menarik satu sen pun dari bank. Jadi bagaimana kami bisa percaya mereka memegang uang kami,” ujar Alaa Sheikhani (45), saat antre di sebuah cabang OMT.

Sebagian perusahaan bahkan kini mentransfer gaji karyawannya via perusahaan pengiriman uang. “Waktu awal-awal krisis, kami terpaksa membayar gaji secara tunai. Tapi jadinya makan waktu lama, karena akuntan harus menghitung bergepok-gepok uang,” ujar Rachelle Bou Nader, manajer HRD perusahaan ritel peralatan olahraga Mike Sport.

Sekarang, perusahaannya membayar gaji karyawan lewat Whish. “Sekarang karyawan bisa dengan mudah menarik gaji, bisa sebagian-sebagian, dan tanpa bea,” ujar Bou Nader. 


 

Editor: Happy Amanda Amalia

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 46 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 48 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia