Suku Bunga Australia Naik ke Level Tertinggi Tujuh Tahun
SYDNEY, investor.id – Bank sentral Australia (RBA) menaikkan suku bunga mendekati level tertinggi selama delapan tahun pada Selasa (6/9), bergabung dengan bank sentral lain dalam mencoba menurunkan inflasi. Pihaknya juga memperingatkan ada kemungkinan kenaikan lebih lanjut, yang akan memukul kantong keluarga karena kenaikan suku bunga pinjaman.
RBA mengangkat biaya pinjaman sebesar 50 basis poin (bps) menjadi 2,35%, tertinggi sejak awal 2015.
Jalan untuk membawa harga kembali ke keseimbangan sempit dan diselimuti ketidakpastian, paling tidak karena perkembangan global, kata bank itu dalam pernyataan resmi. Sementara kenaikan akan membantu membawa inflasi kembali ke target, diperkirakan masih lebih banyak kenaikan dalam beberapa bulan mendatang.
“Inflasi di Australia adalah yang tertinggi sejak awal 1990-an dan diperkirakan akan meningkat lebih lanjut selama beberapa bulan ke depan,” kata dewan kebijakan, Selasa.
Bank sentral memperkirakan inflasi akan mencapai puncaknya pada level 7,75% tahun ini, sebelum turun menjadi 4% tahun depan.
Bendahara Federal Jim Chalmers mengatakan kenaikan suku bunga akan menjadi berita yang sangat sulit bagi banyak warga Australia yang memiliki hipotek.
“Fakta bahwa kami tahu itu akan datang tidak membuatnya lebih mudah bagi orang-orang. Ini sulit. Ini akan memperketat sekrup pada anggaran keluarga,” ungkapnya.
Langkah ini dilakukan ketika bank sentral di seluruh dunia dipaksa untuk menaikkan suku bunga dengan inflasi pada level tertinggi selama beberapa dekade. Bank Sentral Eropa (ECB) diperkirakan akan mengumumkan kenaikan kedua pada Kamis (8/9), sementara Federal Reserve Amerika Serikat mengambil kebijakan yang semakin ketat di akhir bulan ini.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler



