Inggris Resesi, Bank Sentral Naikkan Suku Bunga
LONDON, investor.id – Bank sentral Inggris (BoE) menaikkan suku bunga lagi pada Kamis (22/9) untuk memerangi inflasi yang melonjak. Pihaknya memperingatkan bahwa ekonomi Inggris telah tergelincir ke dalam resesi.
Keputusan BoE menutup pekan yang sibuk bagi bank sentral, karena rekan-rekannya di Amerika Serikat (AS) dan di tempat lain di Eropa terus memperketat kebijakan moneter mereka. Ini menjadi upaya global untuk menjinakkan inflasi yang tidak terkendali.
Keputusan bank sentral Inggris sempat ditunda dari pekan lalu setelah kematian Ratu Elizabeth II.
BoE memenuhi sebagian besar ekspektasi pasar karena menaikkan suku bunga utamanya sebesar 0,5 poin persentase atau 50 basis poin (bps) menjadi 2,25%. Bank sentral mengulangi kenaikan pada Agustus 2022, menjadi peningkatan terbesar sejak 1995.
Beberapa komentator berspekulasi bahwa BoE dapat mencerminkan Bank Sentral Eropa (ECB) dan Federal Reserve (The Fed) AS, kemudian memicu kenaikan jumbo sebesar 0,75 poin persentase atau 5 bps. Jika demikian, ini akan menjadi yang terbesar bagi BoE dalam tiga dekade terakhir.
Di seluruh dunia, indeks harga konsumen (CPI) yang menjadi indikator inflasi telah melonjak ke salah satu level tertinggi. Pasalnya, harga energi dan pangan merajalela setelah perang Rusia di Ukraina.
Bank-bank sentral merespons dengan menaikkan suku bunga mereka. Kenaikan ini mengipasi ketakutan resesi karena mereka mendorong pembayaran pinjaman untuk konsumen dan perusahaan, sehingga memperburuk krisis biaya hidup di Inggris.
Sudah Resesi
BoE mengatakan Inggris telah memasuki resesi.
Sementara itu, The Fed pada Rabu (Kamis pagi WIB) meluncurkan kenaikan 0,75 poin persentase atau 75 bps, kenaikan jumbo ketiga berturut-turut. Ini dirilis hanya satu hari setelah Riksbank Swedia mengejutkan pasar dengan lompatan satu poin persentase penuh atau 100 bps.
Pada Kamis, Swiss National Bank mengeluarkan kenaikan 0,75 poin persentase yang mengangkat suku bunga kebijakan keluar dari wilayah negatif untuk pertama kalinya sejak 2015. Ini berarti deposan tidak lagi harus membayar untuk memarkir uang mereka di bank.
Pada Kamis, bank sentral Norwegia menaikkan suku bunga sebesar 0,5 poin persentase atau 50 bps, membawanya ke level tertinggi dalam lebih dari satu dekade.
Melawan tren, bank sentral Jepang mempertahankan kebijakan moneter uang longgar sehingga mengirim yen ke level terendah baru 24 tahun terhadap dolar.
BoE awal bulan ini membela diri terhadap tuduhan terlalu lambat untuk mengatasi inflasi setinggi langit, setelah Perdana Menteri (PM) baru Liz Truss mengusulkan tinjauan independensi operasional.
Potongan Pajak
Inflasi Inggris turun ke 9,9% pada Agustus 2022 tetapi tetap mendekati level tertinggi 40 tahun.
Truss pada Rabu meluncurkan rencana enam bulan, mulai Oktober 2022, untuk membayar sekitar setengah dari tagihan energi untuk bisnis, amal, rumah sakit, dan sekolah. Ia kini berusaha melunakkan pukulan ekonomi dari harga-harga yang tinggi.
PM telah mengumumkan rencana pembekuan harga energi selama dua tahun ke depan untuk rumah tangga yang kekurangan uang.
Menteri Keuangan Inggris Kwasi Kwarteng pada Jumat (23/9) akan mengungkap anggaran mini pemotongan pajak. Ini dirancang untuk meningkatkan kegiatan ekonomi dan juga akan menguraikan biaya besar bantuan energi.
Namun paket tersebut pada akhirnya mengancam mendorong inflasi lebih tinggi sebagai akibat dari penguatan permintaan, menurut bank AS Citi.
“Sementara pembatasan harga energi adalah disinflasi pada awalnya, kami terus melihat banyak dari langkah-langkah ini sebagai meningkatkan permintaan dan meningkatkan risiko inflasi yang lebih mengakar,” tulis analis Citi dalam sebuah catatan penelitian.
Komentator juga memperingatkan langkah-langkah itu akan merusak keuangan publik yang sudah terpukul dari pengeluaran besar selama pandemi Covid-19 yang mematikan.
Analis bank Barclays memperkirakan total pengeluaran biaya hidup pemerintah dapat mencapai £ 235 miliar (US$ 267 miliar).
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

