Menu
Sign in
@ Contact
Search
Foto ilustrasi bursa Eropa.

Foto ilustrasi bursa Eropa.

Saham-saham Inggris Menguat, Jerman dan Prancis Malah Sebaliknya

Selasa, 27 September 2022 | 06:20 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris menguat pada perdagangan Senin (26/9/2022). Jerman dan Prancis malah sebalinya, karena mencatatkan penurunan.

Saham-saham Inggris berbalik menguat dari kerugian selama dua hari berturut-turut. Dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terkerek 0,03% atau 2,35 poin menjadi menetap di 7.020,95 poin.

Indeks FTSE 100 jatuh 140,92 poin (1,97%) menjadi 7.018,60 poin pada Jumat (23/9/2022). Setelah tergelincir 78,12 poin (1,08%) menjadi 7.159,52 poin pada Kamis (22/9/2022). Menguat 44,98 poin (0,63%) menjadi 7.237,64 poin pada Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Harga minyak Turun US$ 2 per Barel, Tembus Level Terendah 9 Bulan

Hargreaves Lansdown PLC, sebuah perusahaan jasa keuangan Inggris yang menjual dana dan saham dan produk-produk terkait kepada investor ritel melonjak 4,19%, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips.

Sedangkan saham-saham Jerman mencatat penurunan untuk hari ketiga berturut-turut. Dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt merosot 56,27 poin (0,46%) menjadi menetap di 12.227,92 poin.

Indeks DAX 40 tergelincir 247,44 poin (1,97%) menjadi 12.284,19 poin pada Jumat (23/9/2022). Setelah terperosok 235,52 poin (1,84%) menjadi 12.531,63 poin pada Kamis (22/9/2022). Menguat 96,32 poin (0,76%) menjadi 12.767,15 poin pada Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Harga CPO Rontok Tiga Hari Berturut-turut

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 18 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 22 saham lainnya mengalami kerugian.

RWE Aktiengesellschaft, sebuah perusahaan energi multinasional Jerman yang menghasilkan dan memperdagangkan listrik dan aktif secara global mencatat kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 3,36 %.

Sementara itu, saham-saham Prancis memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berturut-turut. Dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris tergerus 14,02 poin (0,76%) menjadi menetap di 5.769,39 poin.

Baca juga: Uhuy! United Tractors (UNTR) Bagikan Dividen Interim Rp 3,05 Triliun

Indeks CAC 40 terpuruk 135,09 poin (2,28%) menjadi 5.783,41 poin pada Jumat (23/9/2022). Setelah anjlok 112,83 poin (2,28%) menjadi 5.918,50 poin pada Kamis (22/9/2022). Menguat 51,86 poin (0,87%) menjadi 6.031,33 poin pada Rabu (21/9/2022).

Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 19 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 21 saham lainnya menderita kerugian.

Engie SA, sebuah perusahaan energi yang menawarkan rangkaian lengkap listrik, gas, dan energi terkait serta layanan lingkungan di seluruh dunia menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 3,44 %.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : ANTARA

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com