Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Berakhir di Wilayah Negatif
LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis berakhir di wilayah negatif pada perdagangan Kamis (29/9/2022). Berbalik melemah dari keuntungan sehari sebelumnya.
Saham-saham Inggris dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London anjlok 123,80 poin (1,77%) menjadi menetap di 6.881,59 poin.
Indeks FTSE 100 bertambah 20,80 poin (0,30%) menjadi 7.005,39 poin pada Rabu (28/9/2022). Setelah melemah 36,36 poin (0,52%) menjadi 6.984,59 poin pada Selasa (27/9/2022). Terkerek 2,35 poin (0,03%) menjadi 7.020,95 poin pada Senin (26/9/2022).
Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59%.
Sedangkan saham-saham Jerman dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt tergelincir 207,73 poin (1,71%) menjadi menetap di 11.975,55 poin.
Indeks DAX 40 terangkat 43,60 poin (0,36%) menjadi 12.183,28 poin pada Rabu (28/9/2022). Setelah terpangkas 88,24 poin (0,72%) menjadi 12.139,68 poin pada Selasa (27/9/2022). Merosot 56,27 poin (0,46%) menjadi 12.227,92 poin pada Senin (26/9/2022).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, hanya lima saham yang berhasil mencatat keuntungan, sementara 34 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.
Porsche Automobil Holding SE, perusahaan induk industri otomotif yang menawarkan pengembangan, produksi, dan penjualan mobil bersama dengan jasa keuangannya menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terjun 10,93%.
Sementara itu, saham-saham Prancis dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris merosot 88,14 poin (1,53%) menjadi menetap di 5.676,87 poin.
Indeks CAC 40 menguat 11,19 poin (0,19%) menjadi 5.765,01 poin pada Rabu (28/9/2022). Setelah jatuh 15,57 poin (0,27%) menjadi 5.753,82 poin pada Selasa (27/9/2022). Tergerus 14,02 poin (0,24%) menjadi 5.769,39 poin pada Senin (26/9/2022).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, hanya tiga saham yang berhasil membukukan keuntungan, sementara 36 saham menderita kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.
Alstom SA, sebuah perusahaan yang mengembangkan dan memasarkan sistem terintegrasi untuk sektor transportasi multinasional Prancis menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 7,16%.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

