Wall Street Kembali Merah Ditekan Saham Apple
NEW YORK, investor.id – Saham Wall Street mengalami kembali merah dengan penurunan buruk pada perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Pasalnya, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) melanjutkan kenaikan di hari yang buruk untuk saham Apple dan raksasa teknologi lainnya.
Laporan ekonomi AS pada Kamis (29/9) disusul data yang menunjukkan penurunan klaim angka pengangguran mingguan. Ini menunjukkan pasar tenaga kerja yang kuat, sehingga kemungkinan akan membuat Federal Reserve (Fed) fokus pada kebijakannya saat ini untuk melawan inflasi.
“Aset berisiko tidak memiliki peluang reli penting, jika ekonomi terus menunjukkan ketahanan, sementara inflasi terus secara signifikan di atas tingkat Fed’s funds rate,” kata Edward Moya dari Oanda, Jumat (30/9).
Indeks S&P 500 berbasis luas turun 2,1% menjadi 3.640,47, penutupan terendah sejak November 2020.
Dow Jones Industrial Average kehilangan 1,5% pada 29.225,61, sedangkan Nasdaq Composite Index yang kaya teknologi jatuh 2,8% menjadi 10,737,51.
Chris Low dari FHN Financial mengatakan investor juga dikagetkan oleh volatilitas pasar di Inggris, setelah Perdana Menteri (PM) Inggris Liz Truss menggandakan kebijakan pemotongan pajak kontroversial yang telah mengguncang pasar.
Investor takut ada “penularan” di luar pasar Inggris dalam menanggapi usulan kebijakan pemerintah, kata Low. Ia mencatat rencana Truss bertentangan dengan upaya bank sentral untuk melawan inflasi dan telah dikritik oleh Dana Moneter Internasional (IMF).
Saham perusahaan teknologi besar berada di bawah tekanan, setelah penurunan peringkat Apple oleh Bank of America berdasarkan ekspektasi pertumbuhan yang lebih lambat.
Saham Apple turun hampir 5% dan induk Facebook Meta kehilangan 3,7%, sementara saham Tesla merosot 6,8%.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






