Jumat, 15 Mei 2026

Wall Street Kembali Merah Ditekan Saham Apple

Penulis : Grace El Dora
30 Sep 2022 | 08:09 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Wall Street.(Sumber: Antara)
Ilustrasi Wall Street.(Sumber: Antara)

NEW YORK, investor.id – Saham Wall Street mengalami kembali merah dengan penurunan buruk pada perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB). Pasalnya, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) melanjutkan kenaikan di hari yang buruk untuk saham Apple dan raksasa teknologi lainnya.

Laporan ekonomi AS pada Kamis (29/9) disusul data yang menunjukkan penurunan klaim angka pengangguran mingguan. Ini menunjukkan pasar tenaga kerja yang kuat, sehingga kemungkinan akan membuat Federal Reserve (Fed) fokus pada kebijakannya saat ini untuk melawan inflasi.

“Aset berisiko tidak memiliki peluang reli penting, jika ekonomi terus menunjukkan ketahanan, sementara inflasi terus secara signifikan di atas tingkat Fed’s funds rate,” kata Edward Moya dari Oanda, Jumat (30/9).

Indeks S&P 500 berbasis luas turun 2,1% menjadi 3.640,47, penutupan terendah sejak November 2020.

ADVERTISEMENT

Dow Jones Industrial Average kehilangan 1,5% pada 29.225,61, sedangkan Nasdaq Composite Index yang kaya teknologi jatuh 2,8% menjadi 10,737,51.

Chris Low dari FHN Financial mengatakan investor juga dikagetkan oleh volatilitas pasar di Inggris, setelah Perdana Menteri (PM) Inggris Liz Truss menggandakan kebijakan pemotongan pajak kontroversial yang telah mengguncang pasar.

Investor takut ada “penularan” di luar pasar Inggris dalam menanggapi usulan kebijakan pemerintah, kata Low. Ia mencatat rencana Truss bertentangan dengan upaya bank sentral untuk melawan inflasi dan telah dikritik oleh Dana Moneter Internasional (IMF).

Saham perusahaan teknologi besar berada di bawah tekanan, setelah penurunan peringkat Apple oleh Bank of America berdasarkan ekspektasi pertumbuhan yang lebih lambat.

Saham Apple turun hampir 5% dan induk Facebook Meta kehilangan 3,7%, sementara saham Tesla merosot 6,8%.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia