Jumat, 15 Mei 2026

Waspada, Perang Ukraina-Rusia Akan Lama

Penulis : Yustinus Paat
12 Okt 2022 | 11:28 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, memberikan sambutan khusus saat Investor Daily Summit 2022, di Jakarta, Rabu, (12/10/2022). BeritasatuPhoto/David Gita Roza
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, memberikan sambutan khusus saat Investor Daily Summit 2022, di Jakarta, Rabu, (12/10/2022). BeritasatuPhoto/David Gita Roza

JAKARTA, investor.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan bangsa Indonesia untuk tetap waspada menghadapi ketidakpastian situasi dunia saat ini. Terutama, kata Luhut, situasi perang Ukraina-Rusia yang bisa berlangsung lama. 

"Mengenai perang Ukraina, dari sumber-sumber yang saya dapat dan itu tidak ada tanda-tanda akan mereda. Itu bisa akan lama," ujar Luhut saat memberikan sambutan khusus di acara Investor Daily Summit 2022 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, Rabu (12/10/2022).

Menurut Luhut, Amerika Serikat dan negara-negara Eropa juga memprediksi hal yang sama, bahwa perang Ukraina dan Rusia akan berlangsung lama. Apalagi, kata dia, belakangan ini, Rusia kembali memborbardir Kiev dan sejumlah kota di Ukraina.

ADVERTISEMENT

"Kalau hari ini kita lihat, bagaimana Rusia bombardir Kiev lagi dan beberapa kota lain di Ukraina, itu akan menambah keadaan tidak bagus," tandas dia.

Dampak nyatanya, kata Luhut, minyak dan pangan dari Rusia dan Ukraina tidak bisa diekspor ke negara-negara lain. Kondisi ini akan berpengaruh pada situasi global.

"Jadi sampai kapan akan terjadi, kita tidak tahu. Artinya kalau tidak tahu, maka minyak dari Rusia, pangan dari Rusia dan Ukraina, tidak akan bisa mereka ekspor ke tempat lain," ungkap dia.

Belum lagi, lanjut Luhut, ancaman nuklir yang semakin nyata yang membuat situasi global makin tidak pasti. Karena itu, kata Luhut, semua elemen bangsa perlu kompak dan bekerja sama untuk menghadapi ketidakpastian global tersebut.

"Kita aware juga melihat ini, jangan kita hanya melihat ke dalam saja yang relatif oke, di luar itu bisa terjadi macam-macam," pungkas Luhut.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia