Apple Tunda Rencana Pemakaian Chip YMTC Tiongkok
NEW YORK, investor.id – Raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) Apple telah menunda rencana untuk menggunakan chip memori dari Yangtze Memory Technologies (YMTC) Tiongkok dalam produknya. Sebelumnya pemerintah AS memberlakukan kontrol ekspor yang lebih ketat terhadap perusahaan teknologi Tiongkok, menurut laporan Nikkei.
Apple awalnya berencana untuk mulai menggunakan chip memori flash NAND YMTC yang didanai negara pada awal tahun ini, kata Nikkei, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut. Chip tersebut awalnya direncanakan hanya akan digunakan untuk iPhone yang dijual di pasar Tiongkok.
Perusahaan juga sedang mempertimbangkan untuk membeli hingga 40% dari kebutuhan chip untuk semua iPhone dari YMTC, kata surat kabar itu.
Namun pemerintah AS pada pekan lalu menambahkan nama produsen chip memori terkemuka Tiongkok YMTC dan 30 entitas Tiongkok lainnya ke daftar perusahaan yang tidak dapat diperiksa oleh pejabat AS. Hal ini meningkatkan ketegangan dengan pemerintah Tiongkok, serta memulai jam kerja 60 hari yang dapat memicu sanksi yang jauh lebih keras.
YMTC juga sedang diselidiki oleh Departemen Perdagangan AS mengenai apakah itu melanggar kontrol ekspor Amerika dengan menjual chip ke perusahaan telekomunikasi Tiongkok yang masuk daftar hitam, Huawei Technologies.
Serangkaian kontrol ekspor pemerintah Presiden AS Joe Biden di Tiongkok adalah upaya untuk memperlambat kemajuan teknologi dan militer Tiongkok. Caranya dengan memotong pasokan chip semikonduktor tertentu, yang dibuat di mana saja di dunia, dengan peralatan milik AS.
Apple tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters, sementara YMTC menolak berkomentar.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler




