Jumat, 15 Mei 2026

Liz Truss Jadi PM Tersingkat Inggris, Kontes Pemilihan Dimulai Lagi

Penulis : Grace El Dora
21 Okt 2022 | 09:08 WIB
BAGIKAN
Reaksi Perdana Menteri Inggris Liz Truss saat dia menyampaikan pidato di luar Downing Street 10 pusat kota London, Inggris pada 20 Oktober 2022 untuk mengumumkan pengunduran dirinya. (Foto: Daniel LEAL / AFP)
Reaksi Perdana Menteri Inggris Liz Truss saat dia menyampaikan pidato di luar Downing Street 10 pusat kota London, Inggris pada 20 Oktober 2022 untuk mengumumkan pengunduran dirinya. (Foto: Daniel LEAL / AFP)

LONDON, investor.id – Perdana Menteri (PM) Inggris Liz Truss mengumumkan pengunduran dirinya, hanya 44 hari yang dipenuhi krisis setelah menjabat dan menjadi PM dengan masa jabatan tersingkat di Inggris. Partai Konservatif yang berkuasa merencanakan kontes cepat untuk menggantikan Truss.

Pemimpin baru akan dipilih pada 28 Oktober 2022, kata beberapa sumber dari partai itu. Pihaknya kini menetapkan standar tinggi 100 nominasi bagi kandidat, untuk dikumpulkan dari sesama anggota parlemen mereka. Itu mungkin menghalangi kemungkinan apa pun kembalinya mantan PM Boris Johnson.

Perlombaan akan dibatasi secara efektif pada tiga kandidat di awal, sebelum 357 anggota parlemen Tory (Partai Konservatif) memilih kandidat pilihan mereka pada Senin (31/10).

ADVERTISEMENT

Anggota partai kemudian akan mendapatkan pemungutan suara secara daring. Jadwal ini dipercepat, menghindari kontes berlarut-larut ketika Truss mengalahkan Rishi Sunak setelah pengunduran diri Johnson di musim panas.

Truss mengakui bahwa dirinya menyelesaikan memberikan manda, di mana dia dipilih oleh para anggota. Sebelumnya, rencana sayap kanan untuk pemotongan pajak Truss hancur dan karena banyak anggota parlemen Konservatif memberontak.

Pemimpin Partai Buruh Keir Starmer, yang partai oposisinya telah melonjak dalam jajak pendapat di belakang masa jabatan Truss yang pendek dan penuh peristiwa, menuntut pemilihan umum sekarang juga.

“Ini bukan hanya opera sabun di puncak partai Tory,” katanya Starmer, Jumat (21/10). Ia memperingatkan kerusakan besar pada ekonomi Inggris, meskipun poundsterling melonjak terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah pengumuman dramatis Truss.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia