Jumat, 15 Mei 2026

AS Peringatkan Konsekuensi Serius Jika Rusia Gunakan Bom Kotor

Penulis : Grace El Dora
25 Okt 2022 | 12:35 WIB
BAGIKAN
Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Ned Price. (Foto: ANTARA/Reuters/as)
Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Ned Price. (Foto: ANTARA/Reuters/as)

WASHINGTON, investor.id – Pemerintah Amerika Serikat (AS) memperingatkan Rusia bahwa mereka bakal menanggung konsekuensi serius jika menggunakan bom kotor atau senjata nuklir lainnya terhadap Ukraina.

Bom kotor dibuat dengan menggabungkan bahan peledak konvensional dengan material radioaktif, yang mampu menyebar ke semua daerah setelah meledak.

Juru bicara (Jubir) Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan bahwa seandainya Rusia menggunakan perangkat nuklir rakitan melawan Ukraina, itu tentu saja akan menjadi salah satu contoh lain dari kebrutalan Presiden Rusia Vladmir Putin.

ADVERTISEMENT

“Jika ia menggunakan apa yang disebut ‘bom kotor’, akan ada konsekuensi untuk Rusia, apakah itu menggunakan bom kotor atau bom nuklir,” kata Price, dikutip dari Antara pada Selasa (25/10). Jubir itu tidak membeberkan respons seperti apa yang sedang dipertimbangkan oleh AS.

Pemerintah Rusia menuding Ukraina sedang bersiap menggunakan perangkat semacam itu. Klaim itu dibantah oleh negara-negara Barat. Mereka berpendapat bahwa bisa saja klaim itu sebagai topeng Kremlin untuk menggunakan bom kotor.

Pemerintah AS, Prancis, dan Inggris secara tegas membantah tudingan itu. Lewat pernyataan bersama, ketiga negara menyebutkan bahwa para menteri pertahanan (menhan) melakukan panggilan telepon dan menjelaskan ke Menhan Rusia Sergey Shoygu.

“Kami semua menolak tudingan palsu Rusia yang secara terang-terangan mengatakan bahwa Ukraina sedang bersiap menggunakan bom kotor di wilayahnya sendiri,” terangnya.

“Dunia akan melihat semua segala upaya untuk memanfaatkan tudingan ini sebagai dalih eskalasi. Kami kemudian menolak dalih apa pun untuk eskalasi dari Rusia,” tegas Price.

Patut diingat bahwa Ukraina tidak memiliki senjata nuklir, sementara Rusia mengatakan dapat melindungi wilayahnya dengan persenjataan nuklirnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia