Saham-saham Inggris Turun, Jerman dan Prancis Berakhir Positif
LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris turun pada perdagangan Selasa waktu setempat (25/10/2022), menghentikan kenaikan selama tiga hari berturut-turut. Sedangkan saham-saham Jerman dan Prancis berakhir positif melanjutkan reli untuk hari kedua beruntun.
Saham-saham Inggris dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London turun tipis 0,51 poin (0,01%) menjadi menetap di 7.013,48 poin.
Indeks FTSE 100 bertambah 44,26 poin (0,64%) menjadi 7.013,99 poin pada Senin (24/10/2022). Setelah terkerek 25,82 poin (0,37%) menjadi 6.969,73 poin pada Jumat (21/10/2022). Menguat 18,92 poin (0,27%) menjadi 6.943,91 poin pada Kamis (20/10/2022).
Saham Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia, membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59%.
Sedangkan saham-saham Jerman dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt terangkat 121,51 poin (0,94%) menjadi menetap di 13.052,96 poin.
Indeks DAX 40 terkerek 200,55 poin (1,58%) menjadi 12.931,45 poin pada Senin (24/10/2022). Setelah tergerus 36,51 poin (0,29%) menjadi 12.730,90 poin pada Jumat (21/10/2022). Menguat 26 poin (0,20%) menjadi 12.767,41 poin pada Kamis (20/10/2022).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak 27 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 11 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.
Saham Zalando SE, sebuah perusahaan operator penjualan daring aksesoris fesyen untuk pria dan wanita melambung 6,63 %, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham blue chips.
Sementara itu, saham-saham Prancis dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris bertambah 119,19 poin (1,94%) menjadi menetap di 6.250,55 poin.
Indeks CAC 40 bangkit 95,97 poin (1,59%) menjadi 6.131,36 poin pada Senin (24/10/2022). Setelah jatuh 51,51 poin (0,85%) menjadi 6.035,39 poin pada Jumat (21/10/2022). Terangkat 46,18 poin (0,76%) menjadi 6.086,90 poin pada Kamis (20/10/2022).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak 34 saham berhasil membukukan keuntungan, sementara enam saham lainnya menderita kerugian.
Saham Air Liquide SA, perusahaan multinasional Prancis yang memasok gas ke berbagai industri termasuk produsen medis, kimia, dan elektronik melonjak 6,67%, menjadi top gainer dari saham blue chips.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

