Menu
Sign in
@ Contact
Search
Elon Musk. (Foto: Muhammad Selim Korkutata / Anadolu Agency / Getty Images)

Elon Musk. (Foto: Muhammad Selim Korkutata / Anadolu Agency / Getty Images)

Kehilangan US$ 4 Juta/Hari, Elon Musk Ingatkan Twitter Terancam Bangkrut

Sabtu, 12 Nov 2022 | 09:12 WIB
Surya Lesmana (redaksi@investor.id)

San Francisco, Investor.id – Elon Musk baru-baru ini melontarkan peringatan tentang kemungkinan Twitter yang baru dibelinya bangkrut. Peringatan itu muncul antara lain lantaran perusahaan aplikasi media sosial paling berpengaruh itu kehilangan sekitar US$ 4 juta per hari, sebagian besar karena pengiklan mulai melarikan diri begitu dia mengambil alih.

Elon Musk dalam panggilan massal pertamanya dengan karyawan Twitter mengatakan, dia tidak dapat mengesampingkan kebangkrutan, hanya dua minggu setelah membelinya seharga $ 44 miliar, sebuah kesepakatan yang menurut para ahli kredit telah membuat keuangan Twitter dalam posisi genting.

Sebelumnya pada hari itu, dalam email pertamanya di seluruh perusahaan, Elon Musk mengingatkan bahwa Twitter tidak akan dapat "bertahan dari penurunan ekonomi yang akan datang" jika gagal meningkatkan pendapatan berlangganan untuk mengimbangi penurunan pendapatan iklan, tiga orang yang telah melihat pesan tersebut mengatakan Reuters.

Baca juga: Setelah Diambil Alih Elon Musk, Ini Alasan Twitter Cepat Memburuk

Advertisement

Yoel Roth, salah seorang pemimpin di Twitter yang bertugas untuk memerangi ujaran kebencian, informasi yang salah dan spam di layanan tersebut, mengundurkan diri pada Kamis, dua orang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Reuters.

Dalam profil Twitter-nya pada hari Kamis, Roth menggambarkan dirinya sebagai "Mantan Kepala Kepercayaan & Keamanan" di perusahaan.

Roth tidak menanggapi permintaan komentar. Bloomberg News dan situs teknologi Platformer yang melaporkan kepergiannya terlebih dahulu.

Sebelumnya pada hari Kamis, Kepala Petugas Keamanan Informasi Twitter Lea Kissner mencuit bahwa dia telah berhenti.

Chief Privacy Officer Damien Kieran dan Chief Compliance Officer Marianne Fogarty juga mengundurkan diri, menurut pesan internal yang diposting ke sistem pesan Slack Twitter pada hari Kamis oleh seorang pengacara di tim privasinya dan dilihat oleh Reuters.

Baca juga: Elon Musk Jual US$ 4 Miliar Saham Tesla Setelah Akuisisi Twitter

Robin Wheeler, eksekutif penjualan iklan perusahaan, mengatakan kepada karyawan dalam sebuah memo bahwa dia bertahan di perusahaan. "Saya masih di sini," cuit Wheeler Kamis malam.

Dalam pertemuan pertamanya dengan banyak karyawan di Twitter pada Kamis sore, Elon Musk mengingatkan bahwa perusahaan mungkin kehilangan miliaran dolar tahun depan. Ia juga menambahkan dalam email kepada para pekerja bahwa pekerjaan jarak jauh tidak lagi diizinkan dan mereka diharapkan berada di kantor setidaknya selama 40 jam per minggu.

Elon Musk mengatakan, Twitter kehilangan lebih dari US$ 4 juta sehari, sebagian besar karena pengiklan mulai melarikan diri begitu dia mengambil alih.

Baca juga: Elon Musk Mau ke Indonesia, Kadin: Buka Peluang Investasi

Twitter memiliki utang US$ 13 miliar setelah kesepakatan dan menghadapi pembayaran bunga dengan total hampir US$ 1,2 miliar dalam 12 bulan ke depan. Pembayaran melebihi arus kas Twitter yang baru-baru ini diungkapkan, yang berjumlah US 1,1 miliar pada akhir Juni.

Elon Musk telah mulai menagih US$ 8 per bulan untuk layanan Twitter Blue yang akan mencakup verifikasi centang biru.

Editor : Aditya L Djono (adityalaksmanayudha@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com