Menu
Sign in
@ Contact
Search
Executive Chairman Amazon, Jeff Bezos menyampaikan summit keynote address tentang

Executive Chairman Amazon, Jeff Bezos menyampaikan summit keynote address tentang "Balancing Global Economic Growth and Environmental Protection" di B20 Summit Indonesia 2022, Senin (14/11/2022).

Tiga Poin Penting Ini yang Disampaikan Pemilik Amazon Jeff Bezos di Forum B20

Senin, 14 Nov 2022 | 13:24 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

NUSA DUA, investor.id – Pada rangkaian Forum B20 di Nusa Dua, Bali, pemilik Amazon Jeff Bezos mengambil kesempatan menyampaikan tiga poin penting yang bisa diterapkan secara praktis untuk mengatasi masalah yang dihadapi dunia saat ini, yakni konflik, Covid-19, dan iklim (conflict, Covid, and climate).

Belajar dari Masa Lampau

Pertama, perlu belajar dari kesuksesan di masa lampau untuk mengatasi masalah di masa sekarang. Sebagai salah satu pemimpin usaha yang dikenal sukses, Bezos melakukan pendekatan ini, yang diakuinya bermanfaat.

Ketika ia lahir, paparnya, rata-rata usia manusia hanya hidup 53 tahun yang sekarang bertambah menjadi 73 tahun. Sementara angka kemiskinan dunia sudah turun hingga 75% dan literasi orang dewasa sudah naik dua kali lipat.

Advertisement

Baca juga: Di Forum B20, Jeff Bezos Tekankan Perlunya Belajar dari Kesuksesan di Masa Lampau

“Meskipun populasi bumi meningkat, produksi pangan justru meningkat lebih pesat. Teknologi maju telah memainkan peran utama,” ungkap Bezos lewat paparan virtual yang ditampilkan di depan hadirin Forum B20, Senin (14/11).

Ia mengatakan biaya tenaga surya telah turun 99% sejak 1976, ketika presiden Amerika Serikat (AS) saat itu Jimmy Carter memasang panel surya di atap Gedung Putih untuk pertama kalinya. Inovasi, pendidikan, kewirausahaan dan kebijakan yang lebih baik bertanggung jawab atas pencapaian ini, lanjut wirausahawan berusia 58 tahun tersebut.

Membangun Fondasi Jangka Panjang

Kedua, kesuksesan mengharuskan kita untuk memenuhi kebutuhan mendesak sekaligus membangun fondasi untuk masa depan jangka panjang yang lebih baik. Ketika pemerintah dan sektor bisnis melontarkan masalah mendesak seperti inflasi, utang, dan peningkatan risiko, tetap penting juga bagi kita untuk tetap memperhatikan tantangan abadi dalam mengatasi krisis iklim dan alam.

“Permukaan planet kita terbuat dari lapisan yang sangat tipis dan rapuh. saya teringat ketika saya pergi ke luar angkasa. Saya diberitahu penampilan bumi dari luar angkasa mengubah cara kita melihat dunia. Tetapi saya tidak disiapkan untuk besarnya kebenaran dari pernyataan,” jelasnya.

“Melihat dunia dari atas sana, atmosfer kita jelas sangat tipis. Dunia kita sangat indah. Atmosfer, vegetasi, darat, dan laut membuat kita bisa hidup. Keindahannya juga membuat hidup ini layak untuk dijalani,” tambah Bezos.

Baca juga: Presiden Jokowi Gelar Pertemuan Dengan Presiden AS Biden

Namun semuanya ini sedang terdegradasi. Suhu makin tinggi, permukaan laut naik, badai makin intensif. Berita baiknya, kita tahu bagaimana cara membalikkan tren ini.

Salah satu yayasan yang ia bangun bernama The Climate Pledge, bekerja sama dengan pihak lain, memonitor 50 transisi kunci yang perlu dilakukan untuk mengatasi masalah iklim, alam, dan pembangunan.

“Poin-poin ini yang membantu kami mengalokasikan US$ 10 miliar yang dikumpulkan untuk dekade ini. Kami mengajak pihak lain untuk bergabung dengan kami dalam cara ini,” ujarnya.

Jangan Terjebak dalam Pemikiran

Saran terakhir, Bezos mengatakan jangan terjebak dalam pemikiran.

Logo Amazon terlihat di luar pusat distribusi JFK8 di Staten Island, New York, Amerika Serikat pada 25 November 2020. (Foto: REUTERS/Brendan McDermid)

“Banyak pemimpin bisnis dan pemerintah ingin berani mengurangi kerusakan lingkungan, tetapi mereka khawatir hal itu akan meningkatkan biaya dan menghambat pertumbuhan. Tapi sekarang kita tahu langkah kecil melawan perubahan iklim tidak hanya menghentikan hal-hal buruk yang terjadi. Itu juga dapat meningkatkan efisiensi sumber daya, mendorong teknologi baru, mengurangi ketidakpastian, dan menghasilkan peluang baru,” jelas pria kelahiran New Mexico itu.

Baca juga: KTT G20 di Bali, Indonesia Ajak Dunia Pulih Bersama Semangat Gotong Royong

The Climate Pledge adalah komitmen untuk mencapai emisi karbon nol bersih pada 2040, 10 tahun sebelum Perjanjian Paris.

“Amazon mengundang negara mana saja untuk mendukung The Climate Pledge dan 376 pihak sudah melakukannya hari ini,” tukasnya.

Dengan bekerja bersama menggabungkan seluruh kecerdasan manusia, ia yakin manusia akan menemukan jalan keluar dari kotak masalah ini. Ia mengajak seluruh peserta Forum B20 untuk bersama melindungi planet ini di samping meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan.

“Kita akan melakukan keduanya,” tegasnya.

Ia mengakui tantangan manusia besar. Tetapi dengan berjalan berdampingan, bekerja sama, kemampuan manusia untuk menyelesaikannya bahkan lebih besar.

Baca juga: Ini yang Disampaikan Elon Musk Soal Twitter di Forum B20

“Jangan kehilangan kepercayaan dan jangan pernah mengatakan itu tidak mungkin. Terima kasih,” tutupnya.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com