Jumat, 15 Mei 2026

Pesan Elon Musk untuk Para Mahasiswa Indonesia

Penulis : Jauhari Mahardhika
14 Nov 2022 | 16:05 WIB
BAGIKAN
Dialog antara Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dengan pebisnis asal Amerika Serikat Elon Musk di Bali, Senin (14/11/2022). (ANTARA/HO- Humas Kemendikbudristek)
Dialog antara Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dengan pebisnis asal Amerika Serikat Elon Musk di Bali, Senin (14/11/2022). (ANTARA/HO- Humas Kemendikbudristek)

NUSA DUA, investor.id – Bos Tesla sekaligus CEO Twitter Elon Musk menyebut penting bagi mahasiswa memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

“Saya rasa ingin tahu sangat penting, tentang dunia dan bagaimana dunia ini bekerja. Rasa ingin tahu tentang teknologi dan ingin tahu tentang segalanya, rasa ingin tahu adalah hal yang penting untuk dimiliki,” ujar Elon Musk secara virtual pada ajang Intergeneration Dialoque for Our Emerging Future di Bali, Senin (14/11/2022).

Dia menambahkan rasa ingin tahu yang obsesif tersebut penting dimiliki oleh generasi muda, juga penting untuk memiliki jiwa petualang yang tinggi.

ADVERTISEMENT

“Saya pikir memiliki jiwa petualang juga bagus. Saya rasa kadang orang takut pada sejumlah hal. Seperti anda ingin memastikan bahwa ketakutan anda sebanding dengan bahaya yang sebenarnya,” kata orang terkaya nomor satu dunia itu.

Dalam sesi tanya jawab yang dimoderatori oleh Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim itu, Elon juga mengatakan pentingnya bagi Indonesia memiliki internet dengan kecepatan tinggi, sehingga masyarakat dengan mudah dapat mengakses pengetahuan.

Dalam kesempatan itu, Mendikbudristek bertanya kepada Elon kejadian-kejadian dalam hidupnya saat muda yang menjadikannya seperti sekarang ini.

Elon menanggapi bahwa dirinya banyak membaca dan nonton fiksi ilmiah. Kebiasaan itu banyak berdampak pada saya untuk mencari kebenaran dalam banyak hal.

“Dari situ saya menemui bahwa fisika sangat membantu dalam segala hal," kata Elon.

Elon juga mengingatkan pentingnya bagi generasi muda memiliki kemampuan berpikir kritis dan berani menolak konsep yang tidak baik.

Nadiem menjelaskan Kemendikbudristek telah mengganti tes berbasis mata pelajaran (Ujian Nasional) dengan tes berbasis kompetensi literasi, numerasi, karakter, dan lingkungan sekolah (Asesmen Nasional).

“Ini salah satunya agar anak-anak kita dapat berpikir kritis,” kata Nadiem.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia