Jumat, 15 Mei 2026

Trump Tolak Twitter Setelah Elon Musk Umumkan Akunnya Diaktifkan Lagi

Penulis : Grace El Dora
21 Nov 2022 | 08:38 WIB
BAGIKAN
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara di Mar-a-Lago Club, Palm Beach, Florida, AS pada 15 November 2022. (FOTO: ALON SKUY/AFP)
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara di Mar-a-Lago Club, Palm Beach, Florida, AS pada 15 November 2022. (FOTO: ALON SKUY/AFP)

WASHINGTON, investor.id – Donald Trump mengatakan dirinya tidak tertarik untuk kembali ke Twitter bahkan ketika mayoritas tipis memilih mendukung kembali mantan presiden Amerika Serikat (AS) itu. Oleh manajemen Twitter sebelumnya, Trump dilarang dari layanan media sosial itu menghasut kekerasan, dalam jajak pendapat yang diselenggarakan oleh pemilik baru Elon Musk.

Sedikit lebih dari 15 juta pengguna Twitter memberikan suara dalam jajak pendapat dengan 51,8% suara mendukung pemulihan.

“Orang-orang telah berbicara. Trump akan dipulihkan,” cuit Musk, akhir pekan lalu.

ADVERTISEMENT

Akun Twitter Trump, yang memiliki lebih dari 88 juta pengikut sebelum dia akunnya dilarang pada 8 Januari 2021, mulai mengumpulkan pengikut dan memiliki hampir 100.000 pengikut pada pukul 22:00 ET Sabtu (19/11).

Beberapa pengguna awalnya melaporkan tidak dapat mengikuti akun yang dipulihkan pada Sabtu malam. Trump tampak kurang tertarik pada hari sebelumnya.

“Saya tidak melihat alasan untuk itu,” kata mantan presiden itu melalui video, ketika ditanya apakah dia berencana untuk kembali ke Twitter melalui sebuah panel pada pertemuan kepemimpinan tahunan Koalisi Yahudi Republik.

Dia mengatakan akan tetap menggunakan platform barunya, Truth Social, aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan rintisan Trump Media & Technology Group (TMTG). Menurutnya platform baru ini memiliki keterlibatan pengguna yang lebih baik daripada Twitter dan dinilainya berjalan dengan sangat baik. Twitter tidak menanggapi permintaan komentar.

Trump, yang pada Selasa (15/11) mengumumkan kembali mencalonkan diri untuk pemilihan presiden (pilpres) 2024, memuji Musk dan mengatakan dia selalu menyukai Musk. Tetapi Trump juga mengatakan Twitter terganggu oleh bot, akun palsu, dan masalah yang dihadapi Musk sekarang “luar biasa”.

Musk pertama kali mengatakan pada Mei 2022 bahwa dia berencana membatalkan larangan terhadap Trump. Kembalinya Trump telah diawasi dengan ketat dan ditakuti oleh banyak pengiklan Twitter.

Miliarder sejak itu berusaha meyakinkan pengguna dan pengiklan bahwa keputusan seperti itu akan dibuat dengan pertimbangan oleh dewan moderasi konten yang terdiri dari orang-orang dengan “sudut pandang yang sangat beragam” dan tidak ada pemulihan akun yang akan terjadi sebelum dewan bersidang.

Dia juga mengatakan Twitter tidak akan mengaktifkan kembali pengguna yang diblokir sampai ada “proses yang jelas untuk melakukannya”. Tapi minggu ini, Musk mengaktifkan kembali komedian Kathy Griffin, yang telah dilarang karena mengubah nama profilnya menjadi “Elon Musk” yang melanggar peraturan barunya tentang peniruan identitas tanpa menunjukkan bahwa itu adalah akun parodi. Belum ada informasi baru tentang proses atau dewan moderasi.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia