Menu
Sign in
@ Contact
Search
Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara di Mar-a-Lago Club, Palm Beach, Florida, AS pada 15 November 2022. (FOTO: ALON SKUY/AFP)

Mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara di Mar-a-Lago Club, Palm Beach, Florida, AS pada 15 November 2022. (FOTO: ALON SKUY/AFP)

Trump Tolak Twitter Setelah Elon Musk Umumkan Akunnya Diaktifkan Lagi

Senin, 21 Nov 2022 | 08:38 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

WASHINGTON, investor.id – Donald Trump mengatakan dirinya tidak tertarik untuk kembali ke Twitter bahkan ketika mayoritas tipis memilih mendukung kembali mantan presiden Amerika Serikat (AS) itu. Oleh manajemen Twitter sebelumnya, Trump dilarang dari layanan media sosial itu menghasut kekerasan, dalam jajak pendapat yang diselenggarakan oleh pemilik baru Elon Musk.

Sedikit lebih dari 15 juta pengguna Twitter memberikan suara dalam jajak pendapat dengan 51,8% suara mendukung pemulihan.

“Orang-orang telah berbicara. Trump akan dipulihkan,” cuit Musk, akhir pekan lalu.

Baca juga: Donald Trump Umumkan Akan Maju Pilpres 2024

Advertisement

Akun Twitter Trump, yang memiliki lebih dari 88 juta pengikut sebelum dia akunnya dilarang pada 8 Januari 2021, mulai mengumpulkan pengikut dan memiliki hampir 100.000 pengikut pada pukul 22:00 ET Sabtu (19/11).

Beberapa pengguna awalnya melaporkan tidak dapat mengikuti akun yang dipulihkan pada Sabtu malam. Trump tampak kurang tertarik pada hari sebelumnya.

“Saya tidak melihat alasan untuk itu,” kata mantan presiden itu melalui video, ketika ditanya apakah dia berencana untuk kembali ke Twitter melalui sebuah panel pada pertemuan kepemimpinan tahunan Koalisi Yahudi Republik.

Dia mengatakan akan tetap menggunakan platform barunya, Truth Social, aplikasi yang dikembangkan oleh perusahaan rintisan Trump Media & Technology Group (TMTG). Menurutnya platform baru ini memiliki keterlibatan pengguna yang lebih baik daripada Twitter dan dinilainya berjalan dengan sangat baik. Twitter tidak menanggapi permintaan komentar.

Trump, yang pada Selasa (15/11) mengumumkan kembali mencalonkan diri untuk pemilihan presiden (pilpres) 2024, memuji Musk dan mengatakan dia selalu menyukai Musk. Tetapi Trump juga mengatakan Twitter terganggu oleh bot, akun palsu, dan masalah yang dihadapi Musk sekarang “luar biasa”.

Musk pertama kali mengatakan pada Mei 2022 bahwa dia berencana membatalkan larangan terhadap Trump. Kembalinya Trump telah diawasi dengan ketat dan ditakuti oleh banyak pengiklan Twitter.

Baca juga: Maju Pilpres AS 2024, Donald Trump Umumkan Pencalonannya 15 November

Miliarder sejak itu berusaha meyakinkan pengguna dan pengiklan bahwa keputusan seperti itu akan dibuat dengan pertimbangan oleh dewan moderasi konten yang terdiri dari orang-orang dengan “sudut pandang yang sangat beragam” dan tidak ada pemulihan akun yang akan terjadi sebelum dewan bersidang.

Dia juga mengatakan Twitter tidak akan mengaktifkan kembali pengguna yang diblokir sampai ada “proses yang jelas untuk melakukannya”. Tapi minggu ini, Musk mengaktifkan kembali komedian Kathy Griffin, yang telah dilarang karena mengubah nama profilnya menjadi “Elon Musk” yang melanggar peraturan barunya tentang peniruan identitas tanpa menunjukkan bahwa itu adalah akun parodi. Belum ada informasi baru tentang proses atau dewan moderasi.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : CNBC

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com