Jumat, 15 Mei 2026

Warren Buffett Borong Saham di 5 Trading House Raksasa Jepang, Sahamnya Melonjak

Penulis : Grace El Dora
22 Nov 2022 | 07:00 WIB
BAGIKAN
CEO Berkshire Hathaway Warren Buffett tiba untuk menghadiri Konferensi Media tahunan Allen and Co. Sun Valley di Sun Valley, Idaho, Amerika Serikat pada 5 Juli 2022. (Foto: REUTERS/Brendan McDermid)
CEO Berkshire Hathaway Warren Buffett tiba untuk menghadiri Konferensi Media tahunan Allen and Co. Sun Valley di Sun Valley, Idaho, Amerika Serikat pada 5 Juli 2022. (Foto: REUTERS/Brendan McDermid)

TOKYO, investor.id – Berkshire Hathaway Inc., yang dijalankan oleh miliarder Warren Buffett, baru-baru ini borong saham di lima trading house raksasa di Jepang. Setidaknya masing-masing kepemilikan naik 1 poin persentase menjadi lebih dari 6%, menurut pengajuan peraturan. Aksi ini mengirim saham melonjak tinggi.

Langkah tersebut sejalan dengan pernyataan Berkshire pada 2020 bahwa investasinya di trading house Jepang adalah untuk jangka panjang dan taruhannya bisa naik menjadi 9,9%.

Kepemilikan Berkshire telah meningkat menjadi 6,59% dari 5,04% di Mitsubishi Corp. Kepemilikan 6,62% dari sebelumnya 5,03% di Mitsui & Co Ltd. Kepemilikan menjadi 6,21% dari sebelumnya 5,02% di Itochu Corp. Kepemilikan menjadi 6,75% dari sebelumnya5,06% di Marubeni Corp. Kepemilikan menjadi 6,57% dari sebelumnya 5,04% di Sumitomo Corp.

ADVERTISEMENT

Sahamnya Melonjak

Berita itu mendorong saham dari lima trading house tersebut, dipimpin oleh Mitsubishi dan Marubeni, yang naik sekitar 2% terhadap rata-rata acuan Nikkei yang hampir datar.

Kepala strategi di Monex Takashi Hiroki mengatakan dirinya tidak terkejut Berkshire membeli lebih banyak saham.

“Harga saham perusahaan perdagangan yang tinggi dikaitkan dengan harga komoditas yang tinggi, tetapi bisnis mereka lebih dari itu. Penghasilan mereka bagus dan return pemegang saham kuat, jelasnya, Senin.

Saham lima trading house tersebut telah meningkat dengan persentase dua digit sejak awal tahun ini, mengungguli penurunan rata-rata Nikkei sebesar 3%.

Aturan peraturan Jepang mewajibkan keterbukaan dalam lima hari kerja ketika seorang investor yang memiliki lebih dari 5% perusahaan terdaftar menaikkan atau memotong saham sebesar 1 poin persentase.

Peningkatan investasi Berkshire di trading house didorong oleh akuisisi lebih dari US$ 4,1 miliar saham bulan ini di Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), sebuah serangan tiba-tiba secara signifikan yang jarang terjadi ke dalam sektor teknologi oleh konglomerat.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 2 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 3 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia