Jumat, 15 Mei 2026

Inggris Investasi 484 Juta Poundsterling Penelitian untuk Menutupi “Kekurangan UE”

Penulis : Grace El Dora
22 Nov 2022 | 15:15 WIB
BAGIKAN
Seorang karyawan terlihat berjalan di atas mozaik simbol pound sterling yang dipasang di lantai aula depan bank sentral Inggris (BoE) di London, Inggris pada 25 Maret 2008 ini. (Foto: REUTERS/Luke Macgregor)
Seorang karyawan terlihat berjalan di atas mozaik simbol pound sterling yang dipasang di lantai aula depan bank sentral Inggris (BoE) di London, Inggris pada 25 Maret 2008 ini. (Foto: REUTERS/Luke Macgregor)

LONDON, investor.id – Pemerintah Inggris menginvestasikan hingga 484 juta poundsterling (US$ 571,36 juta) untuk mendukung penelitian ilmiah, karena apa yang digambarkannya sebagai “penolakan untuk menyelesaikan” akses Uni Eropa (UE) pasca Brexit ke program sains blok tersebut.

Di bawah perjanjian perdagangan yang ditandatangani pada akhir 2020, pemerintah Inggris menegosiasikan akses ke berbagai program sains dan inovasi termasuk Horizon, program senilai 95,5 miliar euro (US$ 98 miliar) yang menawarkan hibah dan proyek kepada para peneliti.

Tetapi Inggris mengatakan UE belum menyelesaikan akses ke Horizon, Copernicus, program pengamatan bumi tentang perubahan iklim, Euratom, program penelitian nuklir, dan ke layanan seperti Pengawasan dan Pelacakan Luar Angkasa dan pada Agustus 2022 meluncurkan proses penyelesaian perselisihan dengan blok tersebut.

ADVERTISEMENT

Departemen bisnis pemerintah Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 200 juta pound dari dana baru akan disisihkan untuk basis infrastruktur penelitian negara, memungkinkan lembaga dan universitas untuk berinvestasi dalam peralatan penelitian penting.

“Inggris tidak dapat menunggu tanpa batas waktu untuk UE memenuhi komitmennya, itulah mengapa pendanaan ini sangat penting untuk mendorong penelitian dan inovasi di seluruh negara kita,” kata Sekretaris Bisnis Grant Shapps, Selasa (22/11).

Shapps menambahkan investasi tersebut akan membantu sektor penelitian Inggris. “(Untuk) menopang kumpulan bakat mereka, berinvestasi dengan percaya diri dalam infrastruktur, dan melindungi reputasi Inggris sebagai negara adikuasa sains,” lanjutnya.

(US$ 1 = 0,8471 pound)

(US$ 1 = 0,9761 euro)

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia