Menu
Sign in
@ Contact
Search
Halaman profil Twitter milik Elon Musk. (Foto: Nurphoto / Getty Images)

Halaman profil Twitter milik Elon Musk. (Foto: Nurphoto / Getty Images)

Elon Musk Balas Sindiran Raja Horor Stephen King

Kamis, 24 November 2022 | 21:53 WIB
Surya Lesmana (redaksi@investor.id)

SAN FRANCISCO, investor.id – Penulis fiksi si raja horor Stephen King baru saja menyindir Twitter yang kini berada di bawah bos baru, Elon Musk. Penulis buku laris itu rupa-rupanya mengamati apa yang terjadi di platform media sosial tersebut yang mulai ditinggal pengiklan, setelah banyak perusahaan menghentikan pengeluaran mereka.

“Sebentar lagi satu-satunya pengiklan yang tersisa di Elon Musk Twitter adalah My Pillow,” cuit Stephen King.

Elon Musk yang melihat cuitan itu menjawab, "Oh hai lol."

Baca juga: Trump Tolak Twitter Setelah Elon Musk Umumkan Akunnya Diaktifkan Lagi

Dalam tweet lanjutan, Elon Musk mengatakan dia ‘ingin tahu’ tentang kualitas MyPillow yang menanyakan apakah itu ‘benar-benar bantal yang bagus.

Elon Musk kemudian menulis cuitan lagi, “Judul: 'Tweet Stephen King Menyebabkan Penjualan MyPillow Meroket!' Lmaoooo.”

Stephen King tidak berinteraksi dengan cuitan Elon Musk.

Namun diketahui, ini bukan pertama kalinya keduanya saling membalas cuitan di platform tersebut.

Baca juga: Kehilangan US$ 4 Juta/Hari, Elon Musk Ingatkan Twitter Terancam Bangkrut

Pada bulan Oktober lalu, Stephen King memprotes rencana Elon Musk untuk menagih pengguna Twitter sebesar US$ 20 untuk mendapatkan tanda centang biru tanda akun terverifikasi.

“US$ 20 sebulan untuk menyimpan centang biru saya? Persetan, mereka harus membayarku. Jika itu dilembagakan, saya akan pergi seperti Enron,” cuit Stephen King.

Elon Musk menjawab dengan proposal balasan dan menurunkan harga langganan Twitter Blue menjadi US$ 8.

Baca juga: Bos Twitter Elon Musk: Indonesia Punya Masa Depan Cerah

“Kita harus membayar tagihan entah bagaimana! Twitter tidak dapat sepenuhnya bergantung pada pengiklan. Bagaimana dengan US$ 8?” cuit Elon Musk.

Pengguna Twitter sekarang bisa mendapatkan tanda centang biru di sebelah nama pengguna mereka ketika mereka berlangganan Twitter Blue dengan harga bulanan US$ 8.

Baca juga: Pesan Elon Musk untuk Para Mahasiswa Indonesia

Namun, ketika opsi tersebut tersedia, banyak yang menggunakannya untuk menyamar sebagai perusahaan lain dan menjadi tidak terkendali. Fitur tersebut telah ditunda pelayanannya.

“Menunda peluncuran kembali Blue Verified sampai ada keyakinan tinggi untuk menghentikan peniruan,” katanya.

“Mungkin akan menggunakan pemeriksaan warna yang berbeda untuk organisasi daripada individu.”

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Deadline

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com