Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Berguguran
LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis berguguran pada perdagangan Senin waktu setempat (28/11/2022). Menghentikan keuntungan selama empat hari berturut-turut.
Saham-saham Inggris dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London merosot 12,65 poin (0,17%) menjadi menetap di 7.474,02 poin.
Indeks FTSE 100 terangkat 20,07 poin (0,27%) menjadi 7.486,67 poin pada Jumat (25/11/2022). Setelah terkerek 1,36 poin (0,02%) menjadi 7.466,60 poin pada Kamis (24/11/2022). Menguat 12,40 poin (0,17%) menjadi 7.465,24 poin pada Rabu (23/11/2022).
Evraz PLC, perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59%.
Sedangkan saham-saham Jerman dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt anjlok 158,02 poin (1,09%) menjadi menetap di 14.383,36 poin.
Indeks DAX 40 menguat 1,82 poin (0,01%) menjadi 14.541,38 poin pada Jumat (25/11/2022). Setelah terangkat 111,97 poin (0,78%) menjadi 14.539,56 poin pada Kamis (24/11/2022). Terkerek 5,24 poin (0,04%) menjadi 14.427,59 poin pada Rabu (23/11/2022).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, sebanyak lima saham berhasil mencatat keuntungan, sementara 35 saham lainnya mengalami kerugian.
Brenntag SE, sebuah perusahaan menjual dan mendistribusikan bahan kimia industri dan khusus, mengembangkan dan menyiapkan senyawa kimia tertentu dan menawarkan analisis, menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya terperosok 9,65%.
Sementara itu, saham-saham Prancis dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris terpangkas 47,28 poin (0,70%) menjadi menetap di 6.665,20 poin.
Indeks CAC 40 bertambah 5,16 poin (0,08%) menjadi 6.712,48 poin pada Jumat (25/11/2022). Setelah menguat 28,23 poin (0,42%) menjadi 6.707,32 poin pada Kamis (24/11/2022). Meningkat 21,56 poin (0,32%) menjadi 6.679,09 poin pada Rabu (23/11/2022).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, sebanyak enam saham berhasil membukukan keuntungan, sementara 34 saham lainnya menderita kerugian.
Airbus SE, sebuah perusahaan industri pesawat terbang komersial, pesawat tempur dan peralatan militer Eropa menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 5,68%.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler

