Jumat, 15 Mei 2026

Inggris Sepakati Perdagangan Digital Baru dengan Ukraina

Penulis : Grace El Dora
30 Nov 2022 | 17:28 WIB
BAGIKAN
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) dan Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak (kanan) mengunjungi pameran kendaraan militer Rusia yang hancur di Kyiv, di tengah serangan Rusia ke Ukraina. PM Inggris berjanji negaranya akan berdiri "sampai Ukraina menang", pada pertemuan dengan Zelensky. (Foto: Handout / LAYANAN PERS PRESIDEN UKRAINA / AFP)
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) dan Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak (kanan) mengunjungi pameran kendaraan militer Rusia yang hancur di Kyiv, di tengah serangan Rusia ke Ukraina. PM Inggris berjanji negaranya akan berdiri "sampai Ukraina menang", pada pertemuan dengan Zelensky. (Foto: Handout / LAYANAN PERS PRESIDEN UKRAINA / AFP)

LONDON, investor.id – Pemerintah Inggris pada Rabu (30/11) waktu setempat akan menyetujui kesepakatan perdagangan digital dengan Ukraina, yang ekonominya telah dirusak oleh serangan Rusia.

Menteri Perdagangan Inggris Kemi Badenoch dan Menteri Ekonomi Ukraina Yulia Svyrydenko akan bertemu di London, Inggris untuk mengungkap kesepakatan itu, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.

Kesepakatan itu akan menjamin akses ke industri jasa keuangan Inggris, membantu upaya rekonstruksi dan menjalin kerja sama yang lebih erat dalam keamanan dunia maya dan teknologi baru.

ADVERTISEMENT

“Perdagangan secara digital sangat penting dalam konflik saat ini, di mana kerusakan infrastruktur dan peperangan Ukraina membuat perdagangan fisik jauh lebih sulit,” tambah pernyataan itu, Rabu.

“Alat dan teknologi digital akan membantu warga Ukraina mengakses barang dan jasa vital sehari-hari selama perang,” lanjutnya.

Kesepakatan itu muncul setelah pemerintah Inggris memangkas tarif semua barang Ukraina menjadi nol, di bawah kesepakatan perdagangan bebas dengan negara yang dilanda perang itu.

“Kesepakatan perdagangan digital penting yang disepakati hari ini antara kedua negara kita membuka jalan bagi era baru perdagangan modern di antara kita,” kata Badenoch.

Ia menyebutkan, perjanjian ini akan berarti bisnis dan pemerintah kedua negara dapat berkolaborasi lebih banyak lagi dan memastikan Ukraina memiliki akses ke barang dan jasa penting perdagangan digital secara terbuka.

Pemerintah Inggris telah menandatangani perjanjian serupa dengan Singapura awal tahun ini, serta menandatangani memorandum minggu lalu untuk meningkatkan kerja sama dalam teknologi keuangan.

Inggris telah mengejar serangkaian kesepakatan komersial di luar Eropa, setelah keluar dari Uni Eropa (UE) pada awal tahun lalu. Pihknya mengejar perjanjian perdagangan baru terutama untuk sektor jasa keuangan, yang tidak tercakup dalam kesepakatan UE pasca Brexit.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia