Sabtu, 4 April 2026

4 Pesawat Tiongkok dan Rusia Terbang Bersama di Atas Perairan Dekat Jepang

Penulis : Grace El Dora
1 Des 2022 | 12:34 WIB
BAGIKAN
Pesawat pengebom H-6 milik Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) Tiongkok terbang dalam misi di dekat garis median di Selat Taiwan pada 18 September 2020. (Foto: Kementerian Pertahanan Taiwan/via REUTERS/as)
Pesawat pengebom H-6 milik Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) Tiongkok terbang dalam misi di dekat garis median di Selat Taiwan pada 18 September 2020. (Foto: Kementerian Pertahanan Taiwan/via REUTERS/as)

TOKYO, investor.id – Empat pesawat pengebom milik Tiongkok dan Rusia terbang bersama di atas perairan dekat Jepang, kata Kementerian Pertahanan Jepang. Adapun pemerintah Tiongkok dan Rusia terus mempererat kerja sama militer di wilayah Timur Jauh.

Jet tempur Pasukan Pertahanan Udara Jepang dikerahkan untuk merespons insiden itu.

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) Jepang mengatakan dua pesawat H-6 milik Tiongkok dan dua pesawat Tu-95 milik Rusia melakukan penerbangan bersama jarak jauh dari Laut Jepang ke Laut Tiongkok Timur melalui Pasifik pada Rabu (30/11) sore.

Advertisement

Dua pesawat Tiongkok, yang diyakini sebagai jet tempur J-16, bersama dua pesawat tempur lain yang diduga juga milik Tiongkok kemudian ikut bergabung.

Menganggap penerbangan tersebut sebagai ancaman militer, Kemenhan Jepang menyampaikan keprihatinannya kepada Tiongkok dan Rusia melalui saluran diplomatik.

Sebelumnya pada hari yang sama, Kemenhan Jepang mengatakan dua pesawat pengebom milik Tiongkok terbang melalui Selat Tsushima di Jepang barat daya, dari Laut Tiongkok Timur ke Laut Jepang pada pagi hari, sebelum menuju ke utara dengan melintasi sebelah barat pulau Takeshima.

Hampir pada saat yang bersamaan, dua pesawat yang diduga milik Rusia terbang ke selatan di atas perairan sebelah utara Takeshima dan berbalik arah dan menuju ke utara, menurut kementerian tersebut.

Namun, keempat pesawat itu tidak memasuki wilayah udara teritorial Jepang, kata Kemenhan Jepang.

Kemenhan Rusia mengatakan pesawat Rusia, termasuk pengebom strategis jarak jauh Tu-95MS yang dapat dipasangi senjata nuklir, telah melakukan “penerbangan patroli” dengan pesawat pembom H-6 Tiongkok di atas Laut Jepang dan Laut Tiongkok Timur.

Kemenhan Tiongkok juga mengakui bahwa pesawatnya melakukan penerbangan dengan pesawat Rusia.

Menurut Kemenhan Jepang, pihak Tiongkok dan Rusia pada 24 Mei menerbangkan enam pesawat pengebom strategis di atas perairan dekat Jepang. Menteri Pertahanan Jepang saat itu meyakini penerbangan tersebut sebagai protes terhadap pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi Quad yang diadakan pada hari yang sama di Tokyo.

KTT Quad melibatkan Jepang, Amerika Serikat, Australia, dan India.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


InveStory 10 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 19 menit yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 56 menit yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 2 jam yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.
Business 2 jam yang lalu

Green SM Dapat Dukungan Pembiayaan BCA Rp600 M

Fasilitas pembiayaan dari BCA ditujukan memperkuat kesiapan operasional serta menjaga keberlanjutan layanan Green SM di sejumlah kota.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia