Inflasi Inggris Melambat Jadi 10,7% pada November
LONDON, investor.id – Inflasi Inggris melambat pada November dari level tertinggi dalam 41 tahun pada Oktober, menurut data Rabu (14/12). Tetapi harga-harga masih tetap tinggi karena krisis biaya hidup memicu pemogokan di perekonomian seluruh dunia.
Indeks harga konsumen (CPI) turun menjadi 10,7% bulan lalu, kata Kantor Statistik Nasional (ONS) dalam sebuah pernyataan.
Itu turun dibandingkan dengan 11,1% di Oktober, yang merupakan level tertinggi sejak 1981. Ekspektasi pasar untuk pembacaan November sebesar 10,9%.
Perlambatan moderat mengikuti penurunan harga bahan bakar motor, namun inflasi tetap tinggi karena melonjaknya tagihan energi dan makanan dalam negeri.
Data tersebut diterbitkan menjelang keputusan suku bunga dari bank sentral Inggris (BoE), yang secara luas diperkirakan akan memberikan kenaikan kesembilan berturut-turut karena regulator mencoba mengatasi kenaikan harga yang merajalela.
Itu juga terjadi ketika pemogokan menyebar ke seluruh ekonomi, dengan para pekerja memprotes gaji yang gagal mengimbangi inflasi yang tak terkendali.
“Meskipun secara historis masih pada tingkat tinggi, inflasi tahunan sedikit menurun pada November. Harga masih naik, tapi kurang dari kali ini tahun lalu, dengan contoh yang paling menonjol adalah bahan bakar motor,” kata kepala ekonom ONS Grant Fitzner, Rabu.
Menteri Keuangan Jeremy Hunt menyalahkan perang Presiden Rusia Vladimir Putin di Ukraina karena memicu harga energi yang sangat tinggi, ditambah pembukaan kembali dari pembatasan Covid-19.
“Gempa susulan dari Covid-19 dan senjata gas Putin berarti inflasi tinggi mengganggu ekonomi di seluruh Eropa, dan saya tahu keluarga dan bisnis sedang berjuang di sini di Inggris. Menurunkan inflasi sehingga upah orang lebih tinggi adalah prioritas utama saya,” kata Hunt.
“Saya tahu ini sulit bagi banyak orang saat ini, tetapi penting bagi kita untuk mengambil keputusan sulit yang diperlukan untuk mengatasi inflasi yakni musuh nomor satu yang membuat semua orang lebih miskin,” lanjutnya.
Sementara itu para ekonom memperkirakan BoE akan menaikkan suku bunga pinjaman utamanya dari 3,0% menjadi 3,5% pada Kamis (15/12), semakin menekan konsumen dengan meningkatnya biaya pinjaman.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler

